Maksum Zubaer Pembina Olahraga Jember

KEMENPORA DAN PSSI JANGAN CUMA REGULASI DAN HUKUM OLAHRAGA, TAPI ADA KEMACETAN DI PEMBINAAN

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Sepak bola merupakan olahraga yang paling popular di dunia, setiap kompetisi sepak bola sangat diminati oleh semua masyarakat dunia, penyuka sepak bola tidak hanya digemari oleh kaum lelaki tapi kaum perempuan hingga anak – anak untuk ikut serta dalam euphoria pertandingan dan Pertandingan sepak bola tidak berjalan menarik tanpa penonton.

Semua kegiatan sepakbola telah diatur sangat rijik / detail, ada Statuta PSSI, Kode Disiplin PSSI dan berbagai macam Regulasi tentang Stadion PSSI, Keselamatan dan Keamanan PSSI, Status dan Transfer Pemain, Liga 1, Liga 2, club Licencing FIFA, Standar Kualifikasi Pelatih Klub – SSB atau Lembaga terafeliasi PSSI.

Sangat memilukan kita semua baik Pemerintah, PSSI dan Masyarakat pecinta sepakbola dan Suporter, apa yang terjadi musibah sepakbola di Stadion Kanjuruhan – Malang – Jawa Timur (2022).

PSSI, Operator kompetisi dan Panpel merasa telah menjalankan sebagaimana regulasi, namun apa hendak dikata, kondisi lapangan kadang mengubah segalanya, terjadilah Musibah Kanjuruhan 2022.

Pemerintah telah Membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan, Senin (10/3/2022). Tim terdiri unsur Kemenpora, Kemenko Polhukam, PSSI, media massa, organisasi profesi sepak bola, akademisi dan pengamat. Menko Polhukam Mahfud MD turun langsung dan menjadi pemimpin tim ini.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan enam tersangka di antaranya Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita. Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris, Ada pula SS yang merupakan security officer, dan tiga tersangka lainnya berasal dari unsur kepolisian.Para tersangka dikenakan pasal 359 KUHP dan 360 KUHP soal kelalaian yang menyebabkan orang luka berat dan meninggal.

Dalam rapat koordinasi mengenai Evaluasi dan Perbaikan Prosedur Pengamanan Penyelenggaraan Sepak Bola Indonesia, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, pihaknya akan melakukan audit stadion milik pemerintah daerah seperti yang diperintahkan Presiden Jokowi.

Untuk tahap awal adalah stadion yang digunakan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Kami prioritaskan stadion yang rutin digunakan dahulu. Hal yang serius mengenai audit stadion ini adalah masalah pintu keluar dan masuk, dan tempat lain yang belum dapat perhatian sungguh-sungguh. Hal lain, Kemenpora akan menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP) penanganan kesehatan dan pengamanan yang masih kurang.”Kamis (6/10).

PEMBINAAN SEPAKBOLA MENYELURUH :

1. Pengurus adalah setiap orang yang terlibat dalam aktivitas kepengurusan pada PSSI Pusat, anggota PSSI, anggota dari Asosiasi Provinsi PSSI, Asosiasi Kabupaten/Asosiasi Kota PSSI, lembaga terafiliasi PSSI.

2.Klub adalah klub sepak bola yang memiliki status sebagai anggota PSSI (baik profesional maupun amatir), lembaga terafiliasi PSSI atau yang berdasarkan ketentuan-ketentuan yang berlaku berpartisipasi dalam pertandingan atau kompetisi resmi.

Klub Profesional dan Amatir sama2 punya suporter dan kendala yang dihadapi (mayoritas) masalah manajemen klub, oleh karenanya perlu pembinaan intensif bagaiaman mengelola klub yang baik dan benar.

3.Ofisial adalah setiap orang kecuali pemain dan agen, yang melakukan aktivitas sepak bola di dalam klub, terlepas dari jabatan, jenis kegiatannya (baik bersifat administratif, teknis keolahragaan dan sebagainya); secara khusus yang disebut ofisial tim adalah manajer, pelatih, dan staf pendukung tim.

Ofisial sering kebobolan oleh apa yang disebut Mafia Bola, untuk mengantisipasi bahaya mafia bola PSSI menandatangani MOu dengan Aparat Kepolisian membentuk Satgas Mafia Bola.

4.Pemain adalah setiap orang yang telah terdaftar di PSSI sebagai pemain profesional atau amatir pada kompetisi sepak bola, futsal atau sepak bola pantai.

Pemain harus punya jiwa sportivitas yang tinggi dalam semua kompetisi, tidak boleh tergoda oleh pihak-pihak (mafia bola) sehingga bermain tidak maksimal dan merusak moral dan sportivitas dalam kompetisi.

5.Perangkat pertandingan secara sendiri-sendiri atau bersama-sama adalah seseorang yang ditunjuk untuk menjalankan peran-peran berikut yang terkait dengan penyelenggaraan pertandingan: Wasit, Pengawas Pertandingan (match commissioner), Inspektur Wasit (referee assessor), Ketua Delegasi, Koordinator Umum (General Coordinator (GC)), Petugas Media (media officer), Petugas Kemanan (security officer), Petugas Medis (medical officer) dan Petugas lain yang ditunjuk oleh PSSI yang bertanggungjawab atas kelancaran pertandingan.

6.Wasit adalah individu yang ditunjuk untuk memimpin pertandingan yang berperan sebagai Wasit, Asisten Wasit, Wasit Cadangan atau Petugas Pengatur Waktu.

7.Stadion merupakan tempat pertandingan berlangsung termasuk seluruh area seputar stadion (akses menuju stadion yang membutuhkan kartu yang terakreditasi atau tiket untuk masuk ke akses masing-masing) dari seluruh fasilitas stadion didalam pagar area (pada hari pertandingan dan pada saat latihan resmi tim untuk mengambil tempat di dalam stadion. Area stadion mencakup : area parkir, area VIP dan hospitality, tribun media, area komersil, Operation Area, lapangan permainan (Field of Play), ruangan media dan area lainnya.

Petugas Polres Malang memberikan santunan pada keluarga almarhum suporter

SUPORTER SEPAKBOLA :

Suporter identik dengan pendukung klub sepakbola tertentu, bisa jadi karena faktor kesamaan asal daerah, asal suku, asal komunitas, asal organisasi, asal almamater, dan atau yang lebih besar karena satu bangsa.

Dilhat dari ikatan emosional personal, hubungan suporter dengan klub yang sangat kuat / dominan adalah faktor orang tua dan sanak saudara pemain. Hampir mayoritas orang tua pemain jadi suporter klub tersebut, setelah orang tua baru sanak famili / saudara dekat, dan diikat sesama orang tua pemain klub tersebut, dari suporter klub akan berkembang mengembang menjadi suporter klub yang mewakili daerah. Suporter juga bisa karena masyarakat pecinta sepakbola dari daerah klub tersebut.

Hubungan sosial sesama suporter sangan dekat, solidaritasnya tinggi, saling membantu satu sama yang lain, guyub dan gotong royong nya sangat nampak kuat. Saling empati disaat sedih dan galau sesama suporter klub nampak terasa, itulah sebabnya dimana-mana ada sepakbola disitu ada suporter dan penonton.

Olehkarenanya olahraga sepakbola adalah olahraga paling disenangi masyarakat, hampir semua desa ada lapangan sepakbola, hampir semua desa ada klub-klub sepakbola, karena memang sepakbola ini jadi sarana bermain anak-anak kecil, menginjak dewasa dan dewasa. Kalau ditanya berapa jumlah anggota suporter sepakbola tentu luar biasa banyak.

Sesuai UU NOMOR 11 TAHUN 2022 TENTANG KEOLAHRAGAAN Pasal 54 ; Penyelenggara kejuaraan Olahraga wajib memperhatikan hak penonton dalam setiap kejuaraan Olahraga, Hak penonton sebagaimana dimaksud meliputi: mengekspresikan dukungan, semangat, dan motivasi di dalam kejuaraan Olahraga; memperoleh fasilitas yang sesuai dengan nilai tiket masuk; dan mendapatkan jaminan keselamatan dan keamanan.

Selain itu, Setiap penonton dalam kejuaraan Olahraga wajib memperhatikan nilai sportivitas, kemanusiaan, sosial, budaya, norma kepatutan dan kesusilaan, dan menjaga, menaati, dan/ atau mematuhi ketentuan yang dipersyaratkan oleh penyelenggara kejuaraan Olahraga dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai ketertiban dan keamanan.

Pada Pasal 55 ; Dalam penyelenggaraan kejuaraan Olahraga terdapat Suporter Olahraga yang berperan aktif memberikan semangat, motivasi, dan dukungan baik di dalam maupun di luar pertandingan Olahraga. Suporter Olahraga sebagaimana dimaksud membentuk organisasi atau badan hukum Suporter Olahraga dengan mendapat rekomendasi dari klub atau Induk Organisasi Cabang Olahraga.

Organisasi atau badan hukum Suporter Olahraga sebagaimana dimaksud memiliki anggaran dasar/anggaran rumah tangga dan anggota yang terdaftar. Pengurus organisasi atau badan hukum Suporter Olahraga dimaksud bertanggung jawab melakukan pengelolaan dan pembinaan terhadap anggotanya.

Suporter Olahraga memiliki hak: mendapatkan perlindungan hukum, baik di dalam maupun di luar pertandingan Olahraga; mendapatkan pembinaan dari organisasi atau badan hukum Suporter Olahraga yang menaunginya; mendapatkan kesempatan prioritas memiliki klub melalui kepemilikan saham sesuai dengan ketentuan peraturan perundangtrndangan; dan memberikan dukungan langsung atau tidak langsung, baik di dalam maupun di luar pertandingan Olahraga.

Suporter Olahraga memiliki kewajiban: mendaftarkan diri menjadi anggota organisasi atau badan hukum Suporter Olahraga tertentu; dan menjaga ketertiban dan keamanan, baik di dalam maupun di luar pertandingan Olahraga.

Suporter Olahraga dapat berperan serta mendukung pengembangan Industri Olahraga dengan pelaku Industri Olahraga melalui pola kemitraan yang saling menguntungkan. (penulis pembina sepakbola Jember Jatim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *