Dirlantas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo Purnomo Yogo.

KAPOLDA METRO JAYA PERINTAHKAN DIRLANTAS PMJ BURU KNALPOT BISING

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjenpol Fadil Imran perintahkan Dirlantas Kombespol Sambodo Purnomo Yogo untuk memburu kendaraan berknalpot bising. Sebab, keberadaan kendaraan berknalpot itu telah mengganggu kenyamanan masyarakat.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo Purnomo Yugo menyatakan, pihaknya siap mengikuti instruksi Kapolda Metro Jaya Irjenpol Fadil Imran untuk memburu pengendara berknalpot bising. Namun perburuan kendaraan knalpot tidak dengan razia.

Cara razia untuk memburu para pengguna knalpot bising, lampu rotator, hingga balapan liar di Ibu Kota DKI Jakarta berpotensi menimbulkan kerumunan jika menggunakan sistem penghentian di tengah jalan. “Kami tidak akan melakukan razia di jalan, karena akan berpotensi menimbulkan kerumunan,” kata Kombespol Sambodo, Senin (20/9/2021).

Mulai hari ini Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2021 hingga 4 Oktober mendatang. Dalam operasi ini ada beberapa sasaran yang menjadi target utama. Khusus lalu lintas pihaknya akan khusus menargetkan pengguna knalpot bising, lampu rotator dan balapan liar.

Dijelaskan Sambodo, walaupun tidak melakukan razia di jalan, tetapi ada beberapa kendaraan yang menjadi target khusus selama operasi patroli kita tertibkan. Pertama, pengguna knalpot bising yang akan terus digencarkan oleh Satuan Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan jajaran.

“Kedua, adalah penggunaan rotator dan sirene yang tidak sesuai aturan. Sebab, banyak kendaraan pelat hitam yang menggunakan rotator dan sirene. Padahal sesuai UU Lalu Lintas hanya ada tujuh golongan yang mempunyai hak untuk mendapatkan hak prioritas di jalan hanya ada beberapa warna lampu rotator,” lanjut Sambodo.

“Rotator warna biru untuk Polri dan TNI, dan kendaraan darurat (seperti) pemadam kebakaran ambulans. Kemudian rotator warna kuning untuk kepentingan umum, kebersihan jalan dan sebagainya dan angkutan berat,” tambahnya.

Kata Sambodo, jika ada berpelat hitam menggunakan rotator, berarti itu melanggar aturan. “Saya katakan apabila ada kendaraan yang berpelat hitam apa pun pelatnya berarti itu adalah mobil pribadi, tidak boleh menggunakan sirene atau rotator,” imbuhnya. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *