Koordinator aksi dari Komite Solidaritas Masyarakat Papua Barat, Andre, didampingi peserta saat memberikan keterangan terkait Pilkada Sorong Selatan yang berjalan tidak netral.

KETUA, SEKRETARIS DAN KOMISIONER KPUD SORONG SELATAN DIDESAK DIPECAT

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Sejumlah massa Komite Solidaritas Masyarakat Papua Barat mendesak agar Ketua KPUD Sorong Selatan Ester Homer serta jajaran Komisioner dan Sekretaris KPUD Sorong Selatan dipecat.

Desakan itu disampaikan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jakarta, Kamis (18/3/2021). Massa diterima Humas DKPP setelah melakukan orasi di depan gedung.

“Tuntutan kami jelas. Pecat Ketua KPUD Sorong Selatan dan sejumlah jajaran anggota KPUD serta Sekretaris KPUD. Sebab pelanggarannya sangat jelas,” kata koordinator aksi, Andre, Kamis (18/3/2021).

Andre menyebut, KPUD Sorong Selatan tak bisa menjalankan Pilkada Sorong Selatan secara netral. Sebab, mereka dinialai berat ke kubu inkumben yang akhirnya menang pilkada, serta meloloskan wakil bupati yang masih berstatus ASN.

“Pelanggaran di Pilkada Sorong Selatan sudah terlalu jelas, terutama Ketua KPUD-nya,” tandas Andre.

Ia juga mengaku, sudah dua kali ke DKPP dan sudah menyerahkan semua bukti pelanggaran. Dalam laporan itu semua bukti telah disampaikan terkait pelanggaran yang melibatkan KPU Sorong Selatan.

“Harapan kami, jangan sampai masuk angin atau bagaimana kemudian menyelamatkan KPUD Sorong Selatan yang sudah melakukan pelanggaran,” tandasnya.

“Keinginan kami cuma keadilan. Yang salah ya salah yang benar ya benar,” lanjutnya.

Andre mengakui, sampai hari ini belum ada putusan persidangan lanjutan. Mereka pun sudah dua kali ke DKPP, dengan target minggu depan sudah ada putusan.

“Kalau memang belum ada putusan, sampai minggu depan kami akan demonstrasi terus menuntut keadilan,” tuntas Andre.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Humas Data dan TI DKPP Ashari mengatakan, pengaduan dari Sorong Selatan ini sudah diterima dan proses persidangan masih berlangsung.

“Semua masih berproses dan kita berharap DKPP bisa menjalankan fungsinya sesuai bukti-bukti yang ada. Adapun hasilnya kita sabar menunggu sampai tanggal 24 Maret nanti,” ungkap Ashari kepada wartawan, Kamis (18/3/2021). (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *