KISRUH

KARYAWAN PT MUSI MITRA JAYA GELAR AKSI DEMO TUNTUT UPAH YANG BELUM DIBAYARKAN

HARIANTERBIT.CO – Sebanyak 103 karyawan PT Musi Mitra Jaya menggelar aksi demo di depan kantor PLN Pusat untuk menuntut upah yang belum dibayarkan pada Senin (16/11/2020).

PT Musi Mitra Jaya adalah perusahaan milik PT Atlas Resources dan PT PLN Batubara, yang merupakan anak perusahaan PT PLN. Dalam aksi ini, para karyawan dari PT Musi Mitra Jaya operator Jalan Hauling yang mengelola jalan khusus batubara sepanjang 133 km.

Koordinator Nasional Laskar Rakyat Jokowi/Sekjen Ridwan Hanafi mengatakan, jalan khusus batubara ini, digunakan oleh beberapa perusahaan tambang seperti PT Banyan Koalindo Lestari (BKL) yang merupakan perusahaan tambang patungan milik PT Atlas Resources dan PT PLN Batubara, PT Tiaryani, PT Bara Sentosa Lestari dan PT Gorby Putra Utama.

“Selama kami bekerja membangun jalan baru untuk PT Musi Mitra Jaya, kami tidak dibayar lebih dari setahun. Sehingga perusahaan tempat kami bekerja terpaksa menghentikan operasional dan merumahkan karyawan,” kata Ridwan, saat aksi di depan Kantor PLN Pusat, Jalan Trunojoyo Blok M-I No 135, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Akibat belum dibayarnya pekerjaan itu kepada PT Musi Mitra Jaya, jelas Ridwan, para karyawan terpaksa diputus kontrak akibat perusahaan tempat kami bekerja sama sekali sudah tidak sanggup membayar para karyawan.

“Yang kami memprihatinkan saat ini tempat kami bekerja tidak sanggup lagi bekerja, karena tidak di bayar oleh PT Musi Mitra Jaya,” ujarnya, dalam keterang teruis yang diterima HARIANTERBIT.co.

Lebih lanjut Ridwan menjelaskan, PT Musi Mitra Jaya menunjuk kontraktor baru untuk melanjutkan pekerjaan tersebut, kontraktor tersebut, malah dibayar di muka.

“Sedangkan perusahaan kami bekerja sama sekali tidak mau dibayar. Maka kami mewakili para pekerja meminta Laskar Rakyat Jokowi ini, merupakan Relawan Jokowi yang kami berjuang untuk kebenaran dan rakyat kecil dapat memperjuangkan nasib kami yang saat ini tidak lagi bekerja, karena hasil kerja perusahaan tempat kami bekerja tidak dibayar oleh PT Musi Mitra Jaya dan yang kami tahu, masih merupakan perusahan patungan antara PT Atlas Resources dan PT PLN Batubara yang merupakan anak perusahan PT PLN yang di mana adalah merupakan perusahaan negara,” ungkap Ridwan.

Ridwan berkeyakinan, Presiden Jokowi tidak akan membiarkan rakyatnya yang mau bekerja keras untuk menghidupi keluarga kami di saat pandemi Covid-19 mengalami kesulitan.

“Berharap Presiden Jokowi dapat membantu para karyawan PT Musi Mitra Jaya dalam menyelesaikan masalah ini, sehingga perusahaan tersebut bisa dibayar dan kemudian mempekerjakan para pekerjanya kembali,” tandas Ridwan. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *