DAERAH

UMI ZAHROK, FUNGSI DPRD JATIM MENYUSUN PERATURAN DAERAH

POSKOTA.CO – Fungsi anggota DPRD Provinsi Jatim adalah menyusun peraturan daerah ( Perda ) atau dikenal dengan fungsi legislasi, Penyusunan anggaran dikenal dengan fungsi budgeting dan Pengawasan dikenal fungsi monitoring.

Penjelasan itu diungkapkan, Umi Zahrok, wakil rakyat dari PKB, Minggu(15/11/20) di acara reses III.

Dikatakan, fungsi legislasi atau penyusunan peraturan daerah yang telah dihasilkan DPRD Provinsi diantaranya Perda tentang Perlindungan Obat Tradisional, Perda tentang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, serta perda-perda lainnya saat ini yang sedang dibahas Rancangan Peraturan Daerah / RAPERDA diantaranya Raperda Pengembangan Pesantren, Raperda Desa Wisata, Raperda Pekerja Migran Indonesia serta masih ada pembahasan Raperda-Raperda lainnya.

Umi, dalam acara Reses III ini didampingi Bu Nyai Kamalia Pengasuh Ponpes Bustanul Ulum Curah Kalong Bangsalsari, secara khitmat menyimak dialog / serap aspirasi masyarakat di Tanggul.

H. Ayub Junaedi SH. Sekretaris DPC PKB Jember dalam sambutannya merasa bersyukur pada Reses III ini, Umi Zahrok Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Jatim walaupun baru bertugas kurang lebih satu tahun sebagai Legislatif yang diantarkan PKB tetap istikomah dapat membaktikan untuk ummat dan tetap manut Kyai NU, dengan terus memberi inisiasi, ruang aspirasi dan perhatiannya pada warga NU.

Ketua MWCNU Tanggul Bapak H. Drs. H. Sanuri, MSc. merasa bahagia atas kepedulian ibu Umi Zahrok anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Timur dalam reses III ini selain mau mendengar aspirasi masyarakat Tanggul akan tetapi Kami syi’arkan juga kegembiraan ini berupa penyerahan secara simbolik kunci Mobil operasional.

Disampaikan Ketua DPAC PKB Tanggul H. Abdul Azis bahwa acara Reses III Umi Zahrok 2020, di MWC NU Tanggul (15/11/2020) di hadiri oleh Sekretaris DPC PKB Jember Ayub Junaedi SH dan Pengurus PCNU Jember.

Ketua Perempuan Bangsa Ibu Dra. Yusistin Amalia dan jajarannya, serta di iringi Group Kosidah Perempuan Bangsa Pimpinan Bu Nyai Hanik Tanggul, dengan peserta seluruh Ranting NU se Kecamatan Tanggul, Pengasuh Pondok Pesantren, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan masyarakat

Dengan rangkaian acara Dialog / serap aspirasi, penyerahan simbolik kunci operasional dan penyerahan papan nama Ranting-ranting PKB se Kecamatan Tanggul serta tetap memperhatikan Protokol Kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak / distancing dan Cuci tangan.

Forum reses III sangat dinamis, diantaranya ungkapandari Bapak Subhan Selodakon, Masyarakat Kecil Menjadi bulan bulanan penyakit corona sehingga takut ke Rumah sakit dan berharap MI, MTS, MA mendapat Tunjanganserta pemberkasan harus setara dengan Sekolah Umum, selain itu Pupuk susah walaupun sudah punya Kartu Tani tapi pupuk harga 3 kali lipat.

Peserta Reses yang lain, Bapak Taufiq Darungan Dusun Sumber Bulus berharap lembaga Madrasah Ibtidaiyah mendapat perhatian, disambung dengan ungkapan Peserta dari Ustad / pengasuh SMP Nuris Kramat Sukaharjo santri 100 orang, agar bantuan ke Desa jangan diklaim partisan partai politik tertentu.

MWC NU Tanggul mendapat Wakaf Tanah untuk MA NU Tanggul setara tingkat SMA murid hampir 100, Pergunu Tanggul berharap segera direalisasikan pembangunan gedung dan fasilitas lainnya.

Ditambahkan Ustad Munir dari ranting NU Tanggul Wetan juga ada Wakaf untuk Madrasah Ibtidaiyah sudah bersertifikat perlu dimaksimalkan. Selanjutnya harapan
Mudhar ranting Patemon dibangun Rumah Sakit NU di Jember.(mak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *