AKIBAT KERUMUNAN MASSA, HABIB RIZIEQ SHIHAB DIDENDA RP50 JUTA

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Habib Rizieq Shihab dikenakan denda Rp50 juta oleh Satpol PP DKI Jakarta. Sebab, acara pernikahan putrinya dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW telah menimbulkan kerumunan massa.

Sanksi denda administrasi terhadap Habib Rizieq tertuang dalam surat Satpol PPDKI Jakarta. Surat itu ditujukan kepada Habib Rizieq sebagai penyelenggara pernikahan putrinya dan FPI selaku penyelenggara kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Surat denda atas pimpinan tertinggi FPI itu ditandatangani Kasatpol PP DKI Arifin pada 15 November. “Ya, benar. Kami sudab kirimkan suratnya,” kata Arifin, Minggu (15/11/2020).

Dijelaskan dalam surat tersebut, acara pernikahan dan peringatan Maulid Nabi SAW di kawasan Petamburan itu telah melanggar protokol kesehatan Covid-19. Sebab, penyelenggara tidak membatasi jumlah tamu sehingga menimbulkan kerumunan.

Tindakan pihak penyelenggara disebutkan telah melanggar dua aturan yang berlaku selama pandemi Covid-19:

1. Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

2. Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor Nomor 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Surat pemberian sanksi itu diserahkan langsung ke kediaman Habib Rizieq oleh Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin. Pemprov DKI Jakarta, kata Arifin, acara apa pun yang bertentangan dengan protokol Covid bakal ditindak.

Pada prinsipnya, menurut Arifin, acara apa pun yang dilakukan dan bertentangan protokol Covid-19 akan dikenai ketentuan kedisiplinan dan penegakan hukum. “Aturan ini berlaku untuk semuanya,” tegas Arifin.

Diberitakan sebelumnya, acara pernikahan putri Habib Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Habib Rizieq kawasan Petamburan pada Sabtu (15/11/2020) malam telah menimbulkan kerumunan massa.

Jemaah yang hadir memadati sepanjang Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Meski banyak yang bermasker, namun banyak juga tidak mengenakan masker. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *