IKA PDH UNBOR GELAR WEBINAR PRO KONTRA UU CIPTA KERJA

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Ikatan Keluarga Alumni Program Doktor Hukum Universitas Borobudur (IKA PDH Unbor) mengadakan webinar untuk mengritisi serta menyoaialisasikan kepada masyarakat luas tentang Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). IKA PDH Unbor memberikan perhatian terhadap rancangan UU Cipta Kerja.

Ketua IKA PDH Unbor Ronny Franky Sompie mengatakan, webinar ini diadakan untuk memberikan wadah ruang diskusi kepada publik. Tujuannya untuk menambah wawasan lebih mendalam terkait rancangan UU Cipta Kerja yang segera menjadi undang-undang.

Webinar ini melibatkan tiga narasumber, Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullah, akademisi Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara Ahmad Redy, serta Darmadi Durianto Anggota Komisi Vl DPR RI.

Menurut mantan Kadiv Humas Polri itu, kegiatan webinar ini terbuka untuk umum. Selain mahasiswa S-1, S-2 dan S-3 Universitas Borobudur dari bidang hukum untuk ikut jadi peserta yang dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting di Gedung Universitas Borobudur, Senin (27/10/2020).

“Jumlah peserta webinner kami buka sampai 500 orang peserta. Dari internal sendiri sedang mengikuti kuliah S3 program doktor hukum ada 221 orang. Ditambah kami dari alumni sudah 85 orang, kemudian program dari magister hukum juga ikut termasuk S-1,” ujar mantan Dirjen Imigrasi itu.

Perlu diketahui, jumlah PDH Unbor sudah mencapai 85 orang diseluruh indonesia. Di mana di antaranya berlatar belakang sebagai hakim, jaksa, TNI/Polri, dokter, akademisi dan ada juga rektor, dekan, bahkan pengacara cukup banyak.

Dikatakan Ronny, semua alumni kini tergabung dalam suatu naungan yang dinamakan IKA PDH Unbor. Intinya, Ronny yang juga pernah menjabat sebagai kapolda Bali mengharapkan hasil dari webinar ini bisa menjadi sebuah masukan dalam bentuk kajian ilmiah.

“Hasilnya bisa untuk memperkuat rancangan UU Ciptaker menjadi UU,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Doktor Hukum Universitas Borobudur Faisal Santiaho menyatakan, tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “UU Cipta Kerja: Untuk Apa dan siapa”. Pada prinsipnya menurut Faisal UU ini merupakan kemajuan bangsa dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak.

“Ini akan meningkatkan harkat hidup masyarakat Indonesia secara keseluruhan, tetapi memang dalam pembentukan UU ini masih banyak kekurangan-kekurangan. Jadi harus diperbaiki dan direvisi dan bila perlu kita judicial review ke Mahkamah Konstitusi,” ujarnya.

Namun hal yang sangat mendasar, lanjut Faisal, adalah kurangnya sosialisasi dalam pembuatan UU Cipta Kerja itu, sehingga mengakibatkan banyak timbul pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat.

Dijelaskan Faisal, tujuan IKA PDH Unbor mengadakan webinar untuk mengritisi UU Cipta Kerja serta menyoaialisasikan kepada masyarakat luas. Bahwa UU ini pada perinsipnya baik untuk semua kalangan. Terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan serta memudahkan perizinan.

“Kita ketahui selama ini betapa carut marutnya soal izin dan birokrasi. Sesuatu hal yang sangat membahagiakan bagi kami dari alumni untuk memberikan kontribusi yang baik untuk kebaikan dari UU Cipta Kerja,” ujarnya.

Sementara Ketua panitia webinner Harry Budiartono mengatakan, IKH PDH Unbor berencana melakukan webinar sesuai dengan perkembangan yang berkaitan dengan perundang-undangan tentang hukum. Baik dari segi mengkritisi maupun ide dan saran dari perspektif akademisi. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *