KASUS

IRJEN NAPOLEON BONAPARTE BERJANJI AKAN BUKA SEMUA KASUS RED NOTICE

HARIANTERBIT.CO – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan telah selesai melakukan proses administrasi alat bukti dari para tersangka kasus penghapusan ‘red notice’ Djoko Tjandra. Tersangka Irjen Napoleon Bonaparte mengancam akan membongkar semua masalah yang menjeratnya.

Proses administrasi atas tiga tersangka, yakni Irjen Napoleon Bonaparte, Brigjen Prasetijo Utomo dan pengusaha Tommy Sumardi berlangsung di Kejari Jakarta Selatan, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2020).

Ketiga tersangka sekitar pukul 14.05 WIB, keluar dengan mengenakan rompi tahanan warna pink. Wartawan yang menunggu di luar langsung mengajukan beberapa pertanyaan kepada para tersangka.

Pertanyaan para wartawan akhirnya mendapat tanggapan dari tersangka Irjen Napoleon Bonaparte. “Ada waktunya untuk membuka semua perkara ini
Ada waktunya, ada tanggal mainnya, kita buka semuanya nanti,” kata jenderal bintang dua itu.

Namun dia tidak sempat menyebutkan maksud pernyataannya karena buru-buru masuk ke mobil tahanan.

Sedang tersangka Brigjen Prasetijo Utomo memilih bungkam atas pertanyaan wartawan terkait kesiapan dirinya di persidangan nanti. Begitu juga tersangka Tommy Sumardi memilih diam dan langsung masuk ke mobil tahanan untuk dibawa ke Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan.

Dalam kasus dugaan pencabutan ‘red notice’ Djoko Tjandra, tersangka Napoleon dan Prasetino diduga menerima suap. Sedang tersangka Tommy dan Djoko Tjandra adalah sebagai pemberi suap. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *