KASUS

MODUS BARU PENYELUNDUP SABU, DIMASUKKAN DALAM SANDAL YANG DIPAKAI

HARIANTERBIT.CO – Berbagai cara ditempuh dan dipelajari jaringan pengedar narkoba agar barang haram dagangannya itu sampai ke tangan pemesan. Ada modus penyelundupan narkoba jenis sabu tidak terdeteksi mesin X-ray bandara.

Modus baru ini berhasil diungkapkan Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Sabu dimasukkan ke dalam sandal warna coklat lalu dipakai pelaku, ternyata tidak terbaca mesin X-ray bandara.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf mengungkapkan, modus baru ini berdasarkan hasil penangkapan dua pemuda Aceh berinisial AG (27) dan ME (28). Keduanya berhasil penyelundupkan satu kilogram sabu yang dimasukkan dalam sandal kulit warna coklat. “Tidak terbaca mesin X-Ray bandara,” kata Kombes Helmi, Kamis (30/7/2020).

Dijelaskan, sebelum kedua pelaku tiba di Lombok, NTB pesawat yang mereka tumpangi dari Kualanamu, Medan sempat singgah di Bandar Udara Internasional Sukarno-Hatta. Namun modus penyelundupan sabu yang dilakukan kedua pelaku tidak tercium petugas bandara setempat. “Kedua pelaku sempat transit di Jakarta, baru kemudian ke Lombok, NTB,” ujarnya.

Anehnya sabu-sabu yang dibawa kedua pelaku dengan berat total 1 kilogram yang disembunyikan di sandal yang dipakai tidak terbaca saat melewati pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan kedua pelaku mengaku, modus yang sama pernah berhasil dijalankan sebelumnya. “Sabu sebera 1 kilogram lebih pernah mereka loloskan dan sampai ke tangan pemesan di NTB. Ini aksi pelaku ketiga kalinya,” ujar Kombes Helmi.

Kedua pelaku dalam menjalankan tugas mengantar sabu dari Aceh kepemesan di NTB mereka menerima upah Rp14 juta. Upah itu diterimanya setelah pesanan diterima oleh pemesannya asal NTB.

Selain menangkap dua kurir, polisi juga telah menangkap pemesan barang itu seorang narapidana penghuni Lapas Lombok Timur berinisial LL. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *