KASUS

DJOKO TJANDRA DISERGAP DI KAMAR APARTEMEN MEWAH DEKAT MENARA KEMBAR KUALA LUMPUR

HARIANTERBIT.CO – Buronan kelas kakap Djoko Tjandra dibekuk polisi di sebuah apartemen mewah The Avare Condominiun yang berlokasi di tengah kota Kuala Lumpur, Malaysia. Djoko Tjandra selama ini menempati kamar unit 20-A.

Buronan kasus hak tagih atau cessie Bank Bali yang 11 tahun dinyatakan buron disergap ketika sedang berada di kamar apartemennya pada Kamis (30/7). Djoko Tjandra diringkus penyidik Bareskrim Polri berkat kerja sama ‘police to police’ antara Polri dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Pranowo pimpin langsung penyergaan Djoko Tjandra di apartemennya yang bersebelahan dengan Menara Kembar. Kabareskrim Listyo bersama timnya langsung terbang ke Malaysia begitu mendapat kabar tentang tentap persembunyian buronan yang dikenal licin bak belut itu.

Begitu ditangkap saat sedang istirahat di apartemennya, Djoko Tjandra langsung diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Sepanjang penerbangan, Djoko Tjandra dengan terikat, baju hatanan warna oranye dan celana selutut terus diintrograsi Kabareskrim Komjen Listyo Sigit.

Djoko Tjandra menghilang serta terus bersembunyi dari kejaran polisi sejak tahun 2000. Status boleh saja sebagai buronan, tetapi pengusaha kaya raya itu diketahui bebas keluar masuk Indonesia.

Untuk mempemulus gerak langkahnya, diketahui dibantu oknum jenderal pilisi dan oknum petinggi Kejaksaan. Karena ikut membantu Djoko Tjandra, Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetio sebagai tersangka.

Jenderal bintang satu itu diduga ikut terlibat dalam kasus perbantuan pelarian Djoko Tjandra. Bareskrim juga menetapkan pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking sebagai tersangka karena diduga juga ikut membantu Djoko dalam pelariannya. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *