BISNIS

‘INSYA ALLAH QURBAN’ HUMAN INITIATIVE MOTIVASI PEKURBAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19

HARIANTERBIT.CO – Perayaan Idul Adha setiap tahunnya selalu membawa semangat untuk menggapai takwa dan membahagiakan sesama. Meski kini Indonesia masih didera pandemi virus Corona (Covid-19), namun semangat untuk berkurban harus tetap berjalan.

Pada tahun ini, Human Initiative kembali mengajak masyarakat Indonesia dan dunia untuk bersama berbagi manfaat dalam ibadah kurban atau Idul Adha, apalagi saat ini terpaan pandemi Covid-19 masih berlangsung dan menyulitkan sebagain besar masyarakat.

“Semangat sebar kurban tahun ini dikemas dalam tema yang sama seperti tahun sebelumnya, yaitu ‘Insya Allah Qurban’,” ujar Tomy Hendrajati, presiden Human Initiative, dalam pertemuan dengan media massa di kantor Human Initiative di Depok, Jawa Barat, Rabu (24/6/2020).

Ia mengatakan, tema ini diharapkan dapat menguatkan dan meneguhkan niat baik dari masyarakat Indonesia untuk bisa menyalurkan kurbannya, meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Menurut Tomy, Human Initiative mencoba melakukan adaptasi pelaksanaan program kurban di masa pandemi. Untuk masyarakat yang tetap ingin berbagi melalui kurban, akan difasilitasi dengan harga hewan kurban yang terjangkau dan kemudahan transaksi melalui berbagai kanal, termasuk digital.

Sementara dari sisi keamanan dan kesehatan, lanjut Tomy, pelaksanaan kurban akan menerapkan protokol kesehatan, baik ketika memotong maupun saat mendistribusikan daging kurban.

“Penerima manfaat daqing kurban akan diprioritaskan kepada wilayah terdampak bencana, khususnya terdampak Covid-19, khususnya zona merah,” ujar Tomy.

Lebih lanjut Tomy menjelaskan, Human Initiative memiliki program “Sebar Qurban Nusantara” (SQN) yang telah berjalan sejak 2003 dan hingga 2019 telah membantu 20.467 pekurban dengan lebih satu juta penerima manfaat.

Pada 2019 hingga saat ini, lanjut Tomy, program SQN mengusung tema “Insya Allah Qurban” dengan tujuan mengakomodasi umat Islam menjalankan ibadah kurban dengan harga terjangkau, serta menyebarkan kebermanfaatannya ke wilayah-wilayah yang membutuhkan di seluruh Indonesia, termasuk wilayah yang saat ini masuk dalam zona merah Covid-19.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Human Initiative Azi Abdul Aziz menyampaikan, target pekurban di tahun ini adalah sebesar 24.149. Sesuai yang diharapkan dapat menyasar sebanyak 289.788 jiwa penerima manfaat di 34 provinsi dan tujuh negara yakni, Somalia, Kenya, Uganda, Kamerun, Myanmar, Suriah, dan Palestina.

“Kami akan berikhtiar sebisa mungkin mencapai target tersebut untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Aziz. (arya)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *