TNI

EVAKUASI 444 ABK WNI KAPAL PESIAR MV EURODAM KELOMBANG KEDUA

HARIANTERBIT.CO – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto SE, MM. selaku dansatgas memimpin evakuasi pemulangan ABK kapal pesiar MV Eurodam sebanyak 444 orang, turun dan disambut oleh satuan tugas evakuasi untuk dilaksanakan penanganan prosedur kesehatan Covid-19 di Dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis (18/6/2020).

Kapal pesiar MV Eurodam berbendera Belanda, dari Singapura menuju pelabuhan Benoa Bali, dan saat ini tiba di Jakarta, berlabuh/lego jangkar kurang lebih 2-3 Nm, dengan menggunakan 5 unit tunder boat dengan pengawasan, pengamanan oleh Tim Raider Kopaska Koarmada I dan Satuan Patroli Lantamal III, ABK kapal pesiar MV Eurodam dievakuasi menuju Dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta utara, sebanyak 444 ABK tiba di dermaga disambut oleh Tim Satgas Kesehatan Covid-19.

Pada pelaksanaan turunnya ABK dari tunder boat langsung diarahkan oleh Wadansatgas Kolonel Marinir A Beny Sarana, mengenai peraturan penanganan kesehatan Covid-19 sampai diketahui hasilnya, kemudian ABK diadakan penyemprotan disinfektan baik terhadap tubuh maupun barang bawaannya, terkhusus untuk barang bawaan diwajibkan melewati X-ray dari Tim Bea Cukai dan juga pemeriksaan oleh K-9/Anjing Pelacak Pom Lantamal III. Setelah itu ABK diarahkan naik ke dalam 22 bus @ 20 orang, diantar ke Hotel Pullman Cental Park dan Novotel Gajah Mada Jakarta.

Setibanya di hotel, langsung diadakan swab test (PCR) dari Tim KKP yang telah disiapkan sekitar empat tim medis, di Hotel ABK diisolasi dengan menempati satu kamar per ABK, pemeriksaan dipimpin langsung oleh dr Jefri Hasibuan Simbolon MKes dari KKP Kelas I Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.

“Hari ini telah dilaksanakan debarkasi ABK WNI gelombang kedua dari kapal pesiar MV Eurodam sebanyak 444 ABK, terdiri 417 pria dan 27 wanita. Di mana sesampainya di dermaga, tim akan melakukan pemeriksaan protokol standar Covid-19, pengukuran suhu tubuh, penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan barang bawaan melalui X-ray dari Tim Bea Cukai.

“Setelah itu secara terpisah dan diatur menuju ke hotel yang telah direkomendasikan oleh Gugus Tugas Covid-19, di sana mereka melakukan protokol standar covid-19 dan isolasi mandiri serta melaksanakan swab test (PCR), selama 2-3 hari baru akan diketahui hasilnya, bila ternyata positif tentunya akan dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, dan bila negatif akan dibekali dengan surat keterangan kesehatan untuk mereka kembali ke kampung halamannya masing-masing dengan aman,” ungkap Brigjen Hermanto, dalam siaran pers Dispen Lantamal III.

Turut hadir Asops Pangkogabwilhan I Brigjen TNI Suhardi, Asintel Pangkogabwilhan I Laksma TNI Bambang Wahyudi, Wadanlantamal III, Wadansatgas Kolonel Marinir A Beny Sarana, Dansat Kopaska Armada I, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, SIK, MSi, KKP, Syahbandar, KSOP, Imigrasi, Bea cukai dan pihak agen kapal/principal. (*/rel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *