RENUNGAN

BROKER PAWANG SAKTI DALAM BIROKRASI?


Oleh: Brigjen Pol Dr Chryshnanda Dwilaksana MSi

DI negeri yang sarat dengan rumitnya perizinan dan birokrasi yang patrimonial, maka pelayanan-pelayanan kepada publik akan menjadi madu bagi para broker atau makelar. Para perantara ini sangat dominan dan mendominasi sumber-sumber daya yang ada. Ia paham menjinakkan ndoro yang sulit atau yang senang mempersulit.

Mereka paham bahwa atas itu duluan kalau perlu begitu pegang daftar menu langsung masakkan keluarkan dulu. Cash bayar di muka. Yang lain belakangan tak apa. Yang penting bagi yang bergigi tajam jinakkan terlebih dahulu.
Mereka sangat piawai dalam menyenangkan hati secara personal. Siapa yang pegang parang langsung dilumpuhkan hati pikiran dengan perasaan, yang penting apa yang dimauinya harus prioritas yang didahulukan. Persetan yang lain.

Mereka pasti paham melicinkan aliran sumber daya. Pelumas-pelumas roda birokrasi siap bahkan nyaris tak terdengar saking lancarnya. Mereka bukan bodoh, juga bukan kaum tulus. Mereka mengunci apa yg dilakukannya sebagai pembagian dosa. Yang bisa saja ia ledakkan bila dirinya terancam. Di saat bahaya akan mengaku dan berperan sebagai ‘wishle blower’. Di saat aman ia menjadi pawang ndoro. Siap dengan umpan-umpannya dari yang ‘tangible’ sampai yang ‘untangible’. Semua ada sebut namanya tiga kali bagai kilat semua ada.

Dalam birokrasi ala pohon natal, pucuk jinak ke bawah bagai kena sirep nut manut membebek. Semua patuh taat dan berjalan dengan aman lancar jaya. Bagian bawah walau ikut bermain namun permainannya seirama dengan pucuknya. Luwes saja ke sana kemari bahagia walau kadang harus merana dalam ketakutan. Kondisi serba keta-ketir ini seakan sudah suratan takdir. Tak mungkin dilawan. Tak mudah berubah. Semua seolah kecanduan. Dicandui untuk lemah bagai pawang yang dituntun anjing. Sang pawang bahagia nglamuti tulang sang anjing berpesta panen raya menikmati daging-daging istimewanya. (Penulis adalah Dirkamsel Korlantas Polri)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *