DAERAH POLRI TNI

JELANG MUSIM MUDIK, PEMKAB PANDEGLANG PERKETAT AKSES KELUAR MASUK

HARIANTERBIT.CO – Puasa kini telah memasuki ke 12 hari, dan sebentar lagi akan memasuki musim mudik lebaran Hari Raya Iedul Fitri.

Demi mencegah penyebaran penyebaran covid-19, Pemerintah Kabupaten Pandeglang perketat akses keluar masuk Pandeglang.
Bupati Pamdeglang, Irna Narulita mengatakan sebagai upaya mencegah penyebaran corona (covid-19) dalam rangka mendekati musim mudik 2020, dirinya meminta agar memperketat akses perbatasan wilayah, dengan mendirikan beberapa posko pemeriksaan bagi warga yang keluar masuk wilayahnya. Hal tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Demikian disampaikan Bupati Irna Narulita saat meninjau posko check point di gayam wates Cadasari dan terminal Kadubanen, Senin (4/5/2020).

Masih ungkap dia, dampak dari penyebaran covid-19 ini, sangat berbahaya sekali bagi kita, oleh karena itu Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Daerah berkali – kali mengingatkan agar masyarakat menuruti himbauan dari Pemerintah. “tujuannya tiada lain supaya kami (Pemerintah-red) bisa secepatnya menangani covid-19 dengan tuntas, akan tetapi jika masyarakat mengabaikan, atau tidak menuruti himbauan dari Pemerintah justru penanganan covid-19 ini tidak akan pernah selesai, “kata Irna.
Ia menambahkan penyebaran covid-19 yang berkepanjangan tentunya akan mengganggu kondusifitas daerah, ekonomi, sosial dan lain sebagainya, maka dari itu Pemerintah daerah terus berupaya dalam penanganan dan pencegahan covid-19, untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona tersebut di butuhkan kesadaran warga agar bisa mentaati apa yang di himbau oleh Pemerintah.

“Saat ini Pemkab Pandeglang bersama jajaran Polri, TNI serta unsur terkait akat memperketat masuk dan keluar wilayah Pandeglang, hal ini kami lakukan sebagai upaya mencegah perluasan penyebaran covid-19 dalam menghadapi musim mudik, “tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Cadasari AKP. Lutfi Pamimi Napitulu mengatakan jajaran Kepolisian, TNI dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Pandeglang seperti Dinas Kesehatan, Dishub, BPBD, Satpol PP dan instansi vertikal lainya pada masa pandemi corona melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar masuk Pandeglang, baik roda dua maupun roda empat, mulai dari tes kesehatan, cek suhu badan semua di periksa, dan apabila di temukan adanya warga yang suhu badanya tinggi, tentunya akan di tindaklanjuti, untuk dilakukan pelayanan kesehatan yang lebih berkala.
Masih kata Lutfi pemeriksaan akan lebih di perketat, mengingat sebentar lagi menghadapi musim mudik, meski sudah ada larangan untuk tidak melakukan mudik dari Pemerintah, akan tetapi tidak menutup kemungkinan ada saja pemudik yang datang ke Pandeglang.
“oleh karena itu kami akan perketat akses keluar masuk wilayah Pandeglang, “ujarnya.

Terpisah Kepala Regu dua(2) Operasi Ketupat Kalimaya Polres Pandeglang, Iptu Sukoyo yang juga sekaligus sekaku ketua Pos Pelayanan Kesehatan Dan Pencegahan Wabah Covid 19 di Terminal Kadu Banen, kepada wartawan ini ,Selasa(5 Mei 2020)mengatakan. Jumlah anggota yang diturunkan di Pos Terminal Kadu Banen sebanyak 30 orang dan gabungan TNI,Polri, Petugas Dinas Kesehatan, Petugas dari BPBD ,juga anggota Dishub Pandeglang, yang di bagi 2 SHIFT yaitu shift 1 dari pukul 7.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB shift, selanjutnya dilanjutkan oleh petugas shift 2 hingga pukul 22.00 WIB, bahkan khusus bagi anggota polri yang bertugas merangkap dalam kegiatan operasi ketupat kalimaya, ada yang hingga sampai pagi hari lagi.

“Alhamdulillah selama kami bertugas di pos Terminal Kadu Banen ini belum menemukan pengendara R2 maupun R4 termasuk penumpangnya, yang dinyatakan positif terjangkit covid 19, paling sesekali ketika rapid test dilakukan ,ada yang suhunya mencapai 37,5 derajat celcius, akan tetapi hal itu pun diakibatkan karena kelelahan akibat berkendara. Dan setelah pengendara itu dikasih arahan untuk beristirahat, suhu tubuhnya normal kembali. Namun demikian tetap didata dengan cermat” paparnya.
Pria yang memjabat sebagai Kanit Sabhara di Polsek Patia tersebut menambahkan , rasa terima kasihnya pada pimpinannya yaitu Kapolres, maupun Kepala Pemerintahan Kabupaten Pandeglang beserta jajarannya yang memperhatikan para petugas dilapangan.
“kami mendapat makanan atau takjil pembuka puasa pada waktu maghrib, juga para petugas mendapat uang insentif. Namun masalah jumlahnya , silahkan anda tanya langsung pada pimpinan kami, karena untuk menjawab yang ini , bukan kewenangan kami’ pungkasnya.

(AsepWE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *