NASIONAL

UMI ZAHROK APRESIASI PARA PEJUANG KESEHATAN MELAWAN VIRUS CORONA

HARIANTERBIT.CO – Umi Zahrok anggota Fraksi PKB Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur merasa bangga kepada para pejuang kesehatan (para dokter, paramedis, para staf di jajaran rumah sakit) tanpa kecuali. Di antaranya kesiapsiagaan Rumah Sakit Sumber Glagah di Mojokerto. Sebagaimana disampaikan dr Retno Dyah Plt direktur RS Sumber Glagah Dinas Provinsi Jawa Timur, bahwa sejak tahun 1952 rumah sakit ini awalnya Balai Pengobatan Kusta, per tahun 2017 sebagai rumah sakit umum dan tetap menangani penyandang kusta dengan misi “pelayanan medis yang efektif dan efisien”.

Adapun kesiapsiagaan RS Sumber Glagah dalam hal pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di antaranya:

  1. Membentuk Tim Covid-19.
  2. Menyiapkan Alat Perlindungan Diri (APD).
  3. Petugas layanan yang langsung pada ODP dan PDP.
  4. Ada tim edukasi.

“Sebagai unit pelayan publik, kami selalu siap melayani secara medis ragam status (baik ODR, ODP maupun PDP). ODR atau Orang Dalam Risiko adalah orang sehat tapi berisiko, kita semua di sini termasuk ODR maka harus waspada supaya tidak menjadi transmiter lokal. ODP atau Orang Dalam Pengawasan diedukasi dan dipantau sampai 14 hari, ODP bisa menigkat menjadi PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” tutur dr Retno.

Sementara ditegaskan Umi Zahrok, bahwa para dokter, paramedis dan seluruh jajaran di rumah sakit sebagai ujung tombak melawan Covid-19 tidak sedikit pun merasa canggung dan cemas untuk melayani seluruh pasien dengan segala risikonya.

“Oleh karenanya perlu memberi apresiasi dan reward walaupun para dokter dan paramedis sebagai pejuang tanpa pamrih ini tidak berharap penghargaan apa pun karena panggilan kemanusiaannya yang sangat tinggi. Semoga Allah Swt melindunginya. Aamiin…,” tutur Umi Zahrok.

Mari cegah bersama-sama penyebaran Covid-19 dengan turut serta melakukan isolasi mandiri di antaranya:

  1. Selalu memakai masker, dan membuang masker bekas di tempat yang ditentukan.
  2. Jika sakit (ada gejala demam, flu dan batuk), maka tetap di rumah. Jangan pergi bekerja, sekolah, ke pasar atau ke ruang publik untuk mencegah penularan masyarakat.
  3. Manfaatkan fasilitas telemedicine atau sosial media kesehatan dan hindari transportasi publik. Beri tahu dokter dan perawat tentang keluhan dan gejala, serta riwayat bekerja ke daerah terjangkit atau kontak dengan pasien Covid-19.
  4. Selama di rumah, bisa bekerja dari rumah. Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, dan jaga jarak 1 meter dari anggota keluarga.
  5. Lakukan pengecekan suhu harian, amati batuk dan sesak nafas. Hindari pemakaian bersama peralatan makan dan mandi serta tempat tidur.
  6. Terapkan perilaku hidup sehat dan bersih, konsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta lakukan etika batuk dan bersin.
  7. Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan disinfektan. Selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi (± 15-30 menit).
  8. Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit berlanjut seperti sesak nafas dan demam tinggi, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (***)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *