Uncategorized

KRESNA BANTEN: WANGSIT DI TAHUN 2020 BERBUNYI ABCD

HARIANTERBIT.CO – Satu hari sebelum memasuki tahun 2020, saya menerima petunjuk gaib atau wangsit bunyinya ABCD atau empat abjad. Demikian diungkapkan Kiai Mansur alias Kresna Banten (95) saat ia bertandang ke kediaman wartawan ini, beberapa hari lalu.

Ki Mansur menuturkan, pada Selasa (31/12/2019) lalu atau satu hari sebelum datangnya Tahun Baru 2020, ia mendapat petunjuk berupa alfabet ABCD tersebut. Pada setiap menjelang akhir tahun pun ia senantiasa mendapat kabar gaib, hanya kabar gaibnya berbeda-beda, dari mulai siapa yang menjadi presiden pertama hingga Jokowi dan lain-lain. Bahkan ada juga berita gaib yang disertai surat tertentu yang ada dalam Alquran mengangkut berbagai peristiwa bencana alam maupun siapa yang bakal jadi kepala negara Indonesia.

Ki Mansur selalu mendapat berita gaibnya terlebih dahulu, sebelum peristiwa itu terjadi. Bahkan ia bisa melihat makhluk gaib jahat yang wujudnya berasal dari setan atau dedemit, bahkan dapat berkomunikasi hingga menaklukkannya dengan ayat-ayat Alquran.

Kembali pada wangsit berbunyi ABCD, Kiai Mansur menerangkan, yang dimaksud keempat alphabet tersebut yakni, A adalah karma (akibat dari perbuatan para orang tua kita terdahulu, maupun perilaku buruk yang pernah kita perbuat, seperti merusak hutan dan ekosistem darat, laut, udara) maka terjadilah berbagai bencana seperti, longsor, gempa bumi, banjir, angin puting beliung, gunung meletus, dan lain-lain).

“Abjad B, menandakan mama kasih (tadi pagi masih segar bugar, siang, sore, atau malamnya mati). Sementara C, menunjukkan banyak yang pulang ke akherat (banyak yang meninggal dunia, akibat kecelakaan di darat, laut dan udara). Juga yang pisah rumah tangga, maupun pisah jabatan (pensiun, dipecat, dimutasi, dan lain-lain),” tuturnya.

Sedangkan D, lanjutnya, masih bermunculan yang ngaku ulama (ulama gadungan juga bermunculan ulama linglung, ceramahnya kotor, ngadu domba umat, fitnah, dan mencekoki para pendengarnya dengan racun akidah, menyeleweng dari hakikat kebenaran, atau hal yang sebenarnya sebagaimana dalam Alquran dan Hadis Nabi SAW).

“Peristiwa yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, akan terjadi lagi di berbagai wilayah pada 2020 ini, maka perbanyaklah ibadah dan seringlah beristighfar atau memohon ampun pada Allah Swt, doakan ibu-bapak atau leluhur kita yang sudah pada tiada, agar dosa-dosanya diampuni Allah, serta kita meminta jauhkan siksa atau azab akibat perbuatan mereka itu tertimpa pada kita dan keturunan kita,” tutur Kiai Mansur.

Sekadar untuk diketahui, Kiai Kresna Banten alias H Mansur (95), asli warga Kabupaten Pandeglang, adalah cucu dari almarhum Abuya KH Indra Azhari yaitu gurunya Ki Harun Pandeglang, gurunya Kiai Yali atau H Deeng Rangkasbitung, gurunya KH Syeikh Akhmad Cikawung Serang di mana murid-murid dari Kiai Indra Azhari tersebut memiliki berbagai kharamah.

Kiai Mansur, jika dalam istilah Jalu-jalu intija atau cerita pewayangan, ia ibarat tokoh Kresna, namun Kresnanya Banten, penjaga huru-hara ketauhidan umat Islam, radius 400 km jauhnya, logam 50. Ia bukan paranormal maupun dukun atau tukang ramal. Akan tetapi ia diberi hal diluar nalar manusia biasa oleh Allah Swt.

Berita gaib yang ia terima berasal dari petunjuk gaibnya yang ada dalam Surat Albaqarah, dari mulai Bismillah hirrahman nirrahim. Alif laaam miiim. Dzaalikal-kitaabu laa roiba fiih, hudal lil-muttaqiin. Alladziina yu’minuuna bil-ghoibi wa yuqiimuunash-sholaata wa mimmaa rozaqnaahum yunfikquun. Walladziina yu’minuuna bimaaa unzila ilaika wa maaa unzila ming qoblik, wa bil-aakhiroti hum yuuqinuun, dan seterusnya, maksudnya berita gaib yang diterimanya asli dari petunjuk Allah Swt, dan bukan berita yang disampaikan oleh para gaib sesat dari kalangan setan atau dedemit yang sering diterima oleh orang-orang yang memiliki ilmu hitam.

Ki Mansur juga sejak kecil sudah jadi yatim piatu, dan pertama kali diangkat murid oleh KH Samsudin Petir Kadomas. Sedangkan KH Samsudin adalah murid tertua Syeikh Nawawi Tanahara Banten. Kemudian selama 40 tahun lebih Kresna Banten berguru ke berbagai ulama di berbagai wilayah Banten, Jawa Barat, dan terakhir berkhalwat selama 40 hari lebih di makam Syeik Abdul Muhyi di Tasikmalaya, hingga dapat gelar Kresna Banten tersebut di sana secara gaib.

Keilmuan yang miliki Kresna Banten tak bisa diceritakan di sini secara panjang lebar. Yang jelas ia memiliki kelebihan dibanding dengan manusia biasa. Bahkan pada usia sekitar 10 tahun dirinya pernah meninggal dunia, serta dikubur selama 1,3 bulan, dan dimakamkan di wilayah Lampung, sehingga ia telah mengikuti proses alam barzah. Akan tetapi dengan kuasa Dzat Yang Mahagagah Perkasa, pada saat uwaknya akan memindahkan tulang-belulangnya ke tempat kuburan lain, justru mayat tubuhnya masih utuh bahkan hidup kembali atas izin Allah Swt, hingga beraktivitas seperti manusia biasa hingga saat ini berusia sekitar 95 tahun. (asepwe)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *