POLRI

BARESKRIM POLRI MUSNAHKAN 341,6 KG SABU dan 51 KG GANJA

HARIANTERBIT.CO – Badan Resesrse Kriminal (Bareskrim) Polri memusnahkan barang bukti narkoba hasil penyitaan penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba. Sebanyak 341,6 kilogram narkoba jenis sabu, dan 51 kilogram ganja dimusnahkan dari hasil pengungkapan enam kasus selama tiga bulan mulai Desember 2019 hingga Februari 2020.

Pemusnahan barang bukti narkoba tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, dihadiri oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar, perwakilan Bea Cukai, dan Kejaksaan Agung. Hadir pula anggota Komisi lll Masinton Pasaribu, dan politisi Partai Demokrat Hinca Panjaitan, serta ulama.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pelaksanaan pemusnahan barang bukti narkoba ini adalah amanat undang-undang terkait transparansi kita dalam memberantas narkoba.

“Kita musnahkan hari ini narkotika hasil kerja selama tiga bulan terakhir dari bulan Desember sampai Februari, berkat kerja sama dengan rekan-rekan dari BNN dan Bea Cukai. Barang bukti yang dimusnahkan hari ini sabu seberat 341,6 kg ganja seberat 51 kg,” ujar Listyo Sigit Prabowo di Bareskrim Polri, Rabu (26/2/2020).

Kabareskrim menegaskan, komitmen jajaran Polri untuk memberantas penyalahgunaan narkoba. Sebagaimana telah dikemukakan Bapak Presiden, Indonesia sudah darurat narkoba, sehingga upaya pemberantasan dan pecegahan harus extra ordinary (lebih luar biasa lagi).

Ia menambahkan, Presiden juga telah mengeluarkan Instruksi Presiden No 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2018-2019. Inpres ini mencakup pencegahan dan pemberantasan narkoba.

“Terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba kita tidak bisa bekerja sendiri. Bagaimana membuat daya cegah-tangkal masyarakat kemudian menolong korban narkoba harus dilakukan secara bersama, membuat benteng untuk keluarga harus bersama-sama agar tidak akan mudah tergoda narkoba,” kata Listyo.

Sedangkan untuk pemberantasan, Listyo menekankan akan mengambil tindakan tegas jika terjadi pengulangan tindak pidana narkoba oleh para tersangka. “Termasuk peredaran yang di lapas (lembaga pemasyarakatan). Siapa pun akan kita tindak tegas karena Indonesia sudah darurat narkoba,” terangnya.

Dengan menambahkan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba merupakan bagian tidak terpisahkan dari upaya menciptakan sumber daya manusia unggul untuk Indonesia.

Kemudian, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar mengungkapkan, barang bukti sitaan yang dimusnahkan kali ini antara lain 341,6 kg sabu dan 51 kg ganja dengan jumlah tersangka mencapai 29 orang. “Tersangka 28 orang warga negara Indonesia dan satu orang warga Nigeria,” ucap Krisno. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *