POLRI

DITRESNARKOBA PMJ DAN POLRES JAJARAN UNGKAP 1,3 TON GANJA, SATU TEWAS DITEMBAK

HARIANTERBIT.CO – Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Metro Jaya beserta polres jajaran pada periode bulan Desember 2019-Januari 2020, mengungkap narkotika jenis ganja 1,3 ton dengan 18 tersangka, satu tewas karena diberi tindakan keras dan terukur.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan Indonesia darurat narkoba, katakan tidak sama narkoba. Ganja yang diungkap Ditresnarkoba PMJ dan Polres Jajaran akan diedarkan di wilayah DKI Jakarta.

“Hasil pengembangan Polres Metro Jakarta Barat di-back up Ditresnarkoba PMJ ditemukan ladang ganja di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, seluas lima hektare,” ujar Nana di Polda Metro Jaya, Rabu (22/1/2020).

Hasil tersebut merupakan pengembangan dari ungkap kasus ganja sebanyak 210 kilogram di daerah Depok oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Selanjutnya dikembangkan lagi dan berhasil mengungkap jaringan ganja 254 kilogram di Kota Nopan, Sumatera Utara.

“Pada Sabtu 18 Januari 2020, dilakukan operasi dan ditemukan ladang ganja seluas 5 hektar dengan tinggi batang pohon sekitar 150 sampai 200 cm, di desa Banjarlancat, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing, Sumatera Utara,” terangnya.

Terhadap ladang ganja tersebut dilakukan pembersihan dan pemusnahan dengan cara dibakar, serta sebagian pohon ganja dititipkan di Mapolres Mandailing Natal sebagai pembuktian penyidikan.

“Temuan ladang ganja seluas lima hektare di Mandailing Natal, ganja ditimbang mencapai 60 ton,” paparnya.

Atas penemuan ladang seluas lima hektare ini, saya akan mengajukan kepada Kapolri untuk memberikan penghargaan kepada petugas Ditresnarkoba PMJ dan polres jajaran.

Kemudian para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 111 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup penjara. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *