DAERAH

THORIQUL HAQ AKAN BANGUN TOL DAN PARIWISATA MENUJU LUMAJANG YANG EKSOTIS

HARIANTERBIT.CO – Ramah tamah Thoriqul Haq Bupati Lumajang dengan Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur , di pendopo kabupaten Lumajang, Kamis (16/1/2020). Dalam dialog silaturahim tersebut, Umi Zahrok MSi anggota FPKB DPRD Jawa Timur mengemukakan soal Nawa Bhakti Satya Pemprov “Jatim Berkah atau Jatim Diniyah”.

Umi Zahrok MSi merasa senang atas kemajuan-kemajuan pembangunan menuju Lumajang yang eksotis di bawah Kepemimpinan Thoriqul Haq.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq dalam pengantar pertemuannya menyampaikan bahwa Kami mengutamakan kondusifitas, positioning pimpinan proporsional, pembagian tugas guyup, konsolidasi dan kemitraan kita utamakan.

Ditambahkan Thoriq, kami saling dialog, apa pun saran DPRD ambil sisi positifnya, kami juga keliling ke desa-desa untuk memastikan pelayanan. Kemudian lebeling PKH bagi keluarga yang mampu meski awalnya ada pro-kontra.

Alhamdulillah Lumajang dapat perpres terkait Tol Probolinggo Lumajang, kami juga dapat pelebaran jalan Probolinggo Lumajang (jalan nasional). Untuk akses pariwisata, terutama Ranu Pane akan bangun jalan, rumah penduduk akan tertata rapi, bermitra bangun hotel Bestwestern 130 kamar, ada juga Vave Hotel,” tegas Thoriq.

Lebih lanjut Thoriq sampaikan, bahwa kita punya 3500 ha perkebunan teh, hanya infrastruktur kurang baik. Demikian juga terdapat kekurangan air di Lumajang utara, tapi diikhtiarkan PDAM bisa berbagi.

Bupati Lumajang juga menyampaikan terkait pendidikan, bahwa pada tahun 2019 awal, Pemkab Lumajang memberi setiap siswa per bulan Rp250 ribu bagi SMU dan Aliyah, SMK semester I setiap murid per bulan Rp150 ribu. Pada bulan Juli 2019 di take over oleh Pemprov Jatim yakni SMA dan SMK besarannya Rp75 ribu per murid per bulan.

Adapun Madrasah Aliyah tidak termasuk, sehingga kami (Pemkab Lumajang) melanjutkan untuk Madrasah Aliyah besarannya setiap murid MA menerima Rp100 ribu per murid per bulan melalui komite. Komite kami jadikan pokmas untuk bisa menerima hibah. Yang menandatangani komite dan kepala sekolah.

“Problem berikutnya setelah di-take over Pemprov Jatim setiap SMU dan SMK hanya menerima Rp75 ribu per murid per bulan. Inilah Kondisi saat ini,” tambah Thoriq.

Dulu kepala Sekolah SMA dan SMK ketika menjadi ayoman Pemkab rasa kedekatannya cita rasa keabupaten. Tapi ketika menjadi ayoman Pemprov cita rasa Pemprov sekali.

Demikian halnya saya sampaikan soal Sungai Jatiroto yang muntub-muntub banjir supaya mendapat perhatian Pemprov Jatim, dan ada lagi 12 titik yang berpotensi maka harap di komuniksikan ke Badan Penanggulangan Banjir Daerah Pemprov Jatim, itulah yang disampaikan Thoriqul Haq Bupati Lumajang. (***)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *