KISRUH

MENHUB DIHARAPKAN MAU INTROSPEKSI KE DALAM

HARIANTERBIT.CO – Agus Chepy Kurniadi, Kabid Investigasi Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mendukung langkah Men-PANRB Tjahjo Kumolo yang akan menindak karyawan terlibat penyalahgunaan narkotika, beristri lebih dari satu orang tanpa izin pejabat yang berwenang, hingga gratifikasi.

Menanggapi keterangan resmi Tjahjo Rabu kemarin (8/1/2020), Chepy menyarankan Menhub untuk bersih-bersih bagi pegawai yang melakukan pelanggaran-pelanggaran dimaksud.

“Kami juga meminta pak Menhub untuk care terhadap hal ini, salah satunya adalah memastikan bahwa tidak ada para pembantunya yang melakukan pelanggaran dimaksud, misalnya cek kembali pejabat eselon 1 yang ada sekarang apakah ada yang beristri lebih dari satu orang tanpa izin? atau menerima gratifikasi? Jika ada, kami juga akan melaporkan pelanggaran PNS di Kemenhub tersebut, sejiwa dengan statmen pak Tjahjo,” pungkas Chepy pada wartawan, Sabtu (11/1/2020).

Agus Chepy Kurniadi baju putih.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada pelantikan yang kisruh tersebut terdapat tiga jabatan eselon IV (Ditjen Darat) dan satu jabatan Eselon III (DJKA) dilantik dan diduduki oleh dua orang. Contohnya, jabatan Kepala seksi pengelolaan terminal Subdit terminal angkutan jalan, Direktorat Prasarana Transportasi jalan Ditjen Darat, dilantik Irwan Arifianto (No 200) dan Dody Arifianto (201)

Berikutnya jabatan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktorat Tranportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Ditjen Darat, dilantik dua orang yaitu Sudarmaji (no 209) dan Mujihadi (no 226)

Lalu, Jabatan Kepala Seksi Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Bekasi Ditjen Darat, dilantik dua orang : Heri Prabowo (no 217) dan Dirthasia Gemilang Putri (no 218)

Jabatan Kepala Subdirektorat Pemeriksaan dan Analisis Kecelakaan Ditjen KA, dilantik dua orang : Prayudi (no 148) dan Syafek Jamhari (no 150). (***)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *