POLRI

KORBAN PENIPUAN GOFOOD LAPOR KE POLDA METRO JAYA

HARIANTERBIT.CO – Seorang wanita muda berinisial ASO (33) melaporkan kasus penipuan melalui media elektronik ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) ke Polda Metro Jaya, Sabtu (11/1/2020).

Korban melaporan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/181/1/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 11 Januari 2020.

Korban melakukan pemesanan minuman es chocolate dari CoCo di Plaza Senayan lewat GoFood app. Orderan korban diambil dari mitra Gojek berinisial AY (mitra ID: AD4439SU) lewat fitur chat app.

Pengemudi komunikasi lewat chat dengan korban menyatakan telah sampai CoCo Plaza Senayan, tetapi sistem GoPay kios tersebut rusak dan pengemudi tidak punya uang cash cukup. Maka pengemudi minta transfer kepada korban ke virtual account toko dengan kode pembayaran.

Lewat chat, dia memberikan instruksi untuk memasukan kode 4 digit sebelum total harga ketika transfer. Dia menjelaskan tanpa kode tersebut, uang tidak akan masuk karena itu kode restoran.

Namun, setelah mentransfer uang korban tersedot 5,5 juta. Setelah korban komplain, uang dikembalikan 1,5 juta. Korban menelpon kembali, kenapa di Pengembalian Dana transaksi hanya 1,5 juta. Dia menjelaskan uang di account tersebut tidak cukup dan minta korban melakukan transfer lagi ke account virtual yang berbeda.

Karena korban panik, tidak mengecek balance akun bank, malah melakukan transfer lagi dan terkuras lebih dari 9 juta.

Saat melapor korban membawa barang bukti screen shot transfer bank dan percakapan dengan pengemudi.

Dalam laporan korban, terlapor masih dalam lidik. Pasal yang dikenakan pasal 28 ayat (1) jo pasal 45 ayat (2) UU RI No.19 tahun 2016 tentang ITE.

Seperti dikutip dari pemberitaan Antara news berjudul Kasus Penipuan Saldo GoPay, Gojek minta Konsumen dan Pengemudi Waspada, Kamis (9/1/2020).

Gojek meminta konsumen dan mitra pengemudi mereka untuk tetap waspada, menyikapi penipuan perentas mengatasnamakan pengemudi ojek daring.

“Bagi pengguna dan minta yang memiliki keraguan atau kecurigaan, kami imbau untuk menghubungi customer service kami,” kata Head of Regional Corporate Affair Gojek for East Indonesia, Mulawarman.

Penipuan yang mengatasnamakan pengemudi Gojek yang mengaku saldo GoPay mereka bermasalah lewat layanan pesan-antar GoFood.

Penipuan meminta konsumen untuk memberikan one time password (OTP) atau memandu untuk mengirim sejumlah uang lewat akun pribadi, agar bisa membeli pesanan GoFood.masalah lewat layanan pesan-antar GoFood.

Penipuan meminta konsumen untuk memberikan one time password (OTP) atau memandu untuk mengirim sejumlah uang lewat akun pribadi, agar bisa membeli pesanan GoFood.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *