OLAHRAGA

USAI PERTANDINGAN, MANAJER BHAYANGKARA FC LAYANGKAN PROTES

HARIANTERBIT.CO – Manager Bhayangkara FC Sumardji langsung menulis surat protes selesai pertandingan melawan PSS Sleman pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

“Berawal dari bola sundulan yang dilakukan pemain Bhayangkara telah melewati garis gawang, namun wasit tidak menyatakan gol,” kata Sumardji, Jumat (4/10/2019) malam.

Akibat wasit tidak menyatakan bola yang telah melewati garis gawang menjadi sebuah gol, berpengaruh terhadap psikologi permainan tim Bhayangkara.

“Saya berharap kepada wasit untuk mengunakan teknologi, wasit bisa melihat replay,” tegas Sumardji.

Pada laga Bhayangkara lawan PSS Sleman, tim tamu menang 0-2. Dua gol PSS Sleman dicetak Yevhen Bokhasvili bomber berusia 26 tahun di menit 59 dan 90.

Bhayangkara tercatat memiliki paling tidak dua peluang. Di menit ke-16, Alsan Sanda coba melepaskan tendangan namun masih bisa diamankan kiper PSS, Ega Rizky.

Peluang kedua Bhayangkara hadir di menit ke-30, namun lagi-lagi gagal berbuah gol ke gawang PSS Sleman. Hingga turun minum, skor kacamata tidak berubah.

Bhayangkara kembali tampil lebih dominan di babak kedua. Bruno Matos menjadi pengatur serangan untuk mendobrak lini belakang PSS.

Keasyikan menyerang tampaknya membuat lini pertahanan Bhayangkara lengah. Striker PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili memanfaatkan kelengahan Bhayangkara dengan golnya di menit ke-59 lewat tendangan keras dari dalam kotak penalti.

Pelatih Bhayangkara, Paul Munster tak tinggal diam melihat timnya tertinggal dari PSS Sleman. Striker Herman Dzumafo pun dimasukkan demi menambah daya gedor.

Namun, kemenangan di pertandingan ini ternyata bukan untuk Bhayangkara. Alih-alih mencetak gol, gawang mereka harus kebobolan satu menit jelang laga usai.

Berawal dari umpan Wahyu Sukarta, Bokhasvili mencetak gol dan kedua kalinya mencatatkan nama dipapan skor. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *