POLRI

RESMOB POLDA METRO JAYA TINDAK TEGAS SATU PELAKU CURANMOR

HARIANTERBIT.CO – Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap satu pelaku pencuri kenderaan bermotor (curanmor) dan menembak satu pelaku. AS alias Iyan ditindak tegas, karena melawan petugas dengan cara merebut senjata api.

“Kami mengambil langkah tegas dengan menembak mati pelaku, karena melawan petugas,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono yang didampingi Wakil Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ari di Polda Metro Jaya, Jumat (2/8/2019).

Argo menerangkan, kasus bermula ketika petugas melakukan penyidikan kasus curanmor yang marak terjadi di kawasan Jakarta dan Bekasi, Jawa Barat.

“Sebuah motor Honda Vario bernomor polisi B 3311 PGC warna putih yang sedang terparkir di Jalan Kebon Pala II RT002/03, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 16 Juni 2019 lalu hilang dicuri,” jelasnya.

Menurut Argo, penyidik yang menerima laporam langsung melakukan penyidikan dan mengetahui persembunyian tersangka AS alias Iyan dan A alias Roni.

“Pelaku berinisial AS alias Iyan, dalam aksinya selalu membawa senpi rakitan,” jelasnya.

Argo mengatakan, penyidik melakukan penangkapan pelaku berinisial AS alias Iyan ditempat persembunyian disebuah gubuk diperkebunan yang berlokasi di Dusun Kayu Lubur, Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur.

“AS alias Iyan kami tangkap, ketika bersama kawannya,” terangnya.

Argo menambahkan, dari penangkapan AS alias Iyan penyidik melakukan pengembangan dengan meringkus A alias Roni disebuah bengkel las miliknya yang berlokasi di Sri Agung, Desa Jokio, Kecamatan Pelindung, Lampung Timur.

“Pelaku kami tangkap, ketika sedang memperbaiki mobil milik konsumen,” paparnya.

Dari penangkapan AS alias Iyan dan A alias Roni, polisi melakukan pengembangan terhadap dua pelaku lainnya berinisial J alias Lakier dan P yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Saat akan dimintai menunjukan persembunyian pelaku lainnya, AS alias Iyan melakukan perlawanan dan kami tembak dan tewas, ketika dibawa ke rumah sakit (RS),” tuturnya.

Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti berupa dua butir peluru, tiga buah HP, senpi rakitan, satu butir selongsong peluru, satu unit sepeda motor Honda Vario, dan satu set mesin las listrik.

Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *