DAERAH

DATANGI POLDA, PAM DAN FMPH SULTRA PERTANYAKAN KASUS KETUA DPRD BOMBANA

HARIANTERBIT.CO – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Aktivis Muda (PAM) dan Persatuan Aktivis Milenial Sulawesi Tenggara dengan koordinator Enggi Saputra, dan Forum Mahasiswa Pemerhati Hukum Keadilan (FMPH) Sultra yang dikoordinatori Yusman Andriadi bertandang ke Polda Sultra mempertanyakan kasus Ketua DPRD Bombana terkait pencabutan badik di ruangan sidang DPRD.

Koordinator Lapangan (Korlap) PAM Sultra Enggi Saputra mengatakan, sangat menyayangkan sikap Polres Bombana yang sampai hari ini [Jumat (19/7/2019)-red] belum menetapkan Andi Firman selaku ketua DPRD Bombana sebagai tersangka pencabutan badik pada 7 Januari 2019 lalu, di mana pada saat itu rapat internal DPRD Bombana membahas evaluasi tahunan 2018.

Dalam orasinya, Enggi meminta Polda Sultra agar segera mengambil alih kasus Ketua DPRD Bombana, karena melihat Polres Bombana tidak objektif dalam penanganan kasus tersebut. “Di mana dalam kasus ini, Polres Bombana menetapkan dua tersangka bukan Andi Firman selaku oknum yang diduga melakukan pencabutan badik,” kata Korlap PAM Sultra ini, seperti dikutip HARIANTERBIT.co, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/7/2019).

Sementara itu, Perhimpunan Aktivis Muda (PAM) Sultra dan Forum Mahasiswa Pemerhati Hukum Keadilan (FMPH) diterima hearing di Polda Sultra. “Di reserse, dalam tanggapannya Polda Sultra akan segera mengambil alih kasus dan menyelidiki terkait pencabutan badik Ketua DPRD,” pungkas Enggi. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *