KASUS

APHI SULTRA KEMBALI AKAN UNJUK RASA, MINTA KEJATI SEGERA TUNTASKAN KASUS NIKEL KMI-VALE

HARIANTERBIT.CO – Usai melakukan unjuk rasa pada Rabu (26/6) lalu, Aliansi Pemerhati Hukum Indonesia (APHI) Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menjadwalkan berunjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sultra menuntut pihak kejaksaan agar segera menuntaskan kasus nikel LGS.

Seperti dilansir HARIANTERBIT.co, Rabu (3/7/2019), dalam keterangan persnya, koordinator lapangan APHI Sultra Mardiansyah mengatakan, bahwa pihaknya bakal melakukan unjuk rasa selanjutnya di beberapa titik seperti Kejagung RI dan Kejaksaan Negeri Kolaka sebagai eksekutor.

“Sangat kami sesalkan bila pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara tidak melakukan tindakan yang lebih progres, apalagi APHI sudah dua kali mendatangi kantor kejaksaan, namun jangankan kabar pelaku, progres mereka pun kami tidak dapatkan informasi kalau pihak kejaksaan sudah turun tangan,” kata Mardiansyah, di Kantor Kejaksaan Negeri Kolaka, Rabu (3/7/2019).

“Untuk itu, kami tetap menjadwalkan untuk mendatangi kembali kantor kejaksaan yang ketiga kalinya dengan jumlah massa yang lebih banyak,” tambahnya.

Untuk diketahui, Mardiansyah menjelaskan, usai Putusan Mahkamah Agung (Nomor 199/PID.SUS/2014-red) yang menyatakan bahwa Saudara BM dan ASS dijadikan tersangka atas kasus nikel LGS antara PT Kolaka Mining International (KMI) dan PT Vale Indonesia Tbk, tetapi oknum tersebut masih tenang-tenang di luar. Parahnya lagi, kejaksaan juga sudah berjanji akan melakukan penangkapan, tapi belum juga dilakukan. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *