PERISTIWA

RUSUH, 34 TAHANAN KABUR DARI RUTAN SIAK

HARIANTERBIT.CO – 34 tahanan kabur pada kerusuhan di Rumah Tahanan Siak Kelas IIB, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (10/5/2019) dinihari. Kasat Reserse Narkoba Polres Siak AKP Jailani mengalami luka tembak dibagian tangan saat mengamankan kerusuhan.

“Iya tertembak (Kasat Reserse Narkoba) pada bagian tangan kiri. Sudah teratasi,” kata Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, Sabtu (11/5/2019).

Kapolda menjelaskan, saat itu pihak Rutan menghubungi pihak kepolisian karena ada penemuan narkoba. Kasat Reserse Narkoba AKP Jaelani memimpin anggota ke Rutan Siak. Empat napi pria diamankan pihak sipir.

Namun saat prosesi interograsi, pihak sipir melakukan penganiayaan tahanan yang terlibat narkoba. Napi lain yang melihat kejadian itupun marah. Mereka menjebol sel dan membakar Rutan. “Saat itu anggota mencoba menenangkan. Tapi tiba tiba ada suara tembakan,” ucap Kapolres Siak Ahmad David.

Belum diketahui siap yang melakukan penembakan ke arah anggota polisi. Petugas masih melakukan negosiasi kepada ratusan napi yang masih bringas. Mendapat laporan Kepala Polda Riau Inspektur Jenderal Widodo Eko Prihastopo terjun langsung mengamankan situasi.

Sementara itu, Kepala Polres Siak AKBP Ahmad David mengungkapkan kurang lebih 34 warga binaan Rumah Tahanan Klas II B Siak Sri Indrapura kabur setelah kerusuhan dan kebakaran Sabtu dini hari (11/5/2019).

“Pendataan ulang kita, yang saat ini ada di dalam Rutan 495 dan yang kita selamatkan 119 dan masih bisa bertambah,” kata Ahmad David.

Jumlah warga binaan Rutan Siak adalah sebanyak 648 orang sehingga jika dikurangi jumlah tersebut di atas maka tersisa 34 orang lagi. Saat ini petugas masih melakukan pencarian di lapangan terhadap narapidana yang masih melarikan diri.

Sebanyak 119 warga binaan yang diselamatkan tersebut dievakuasi ke Gedung Serbaguna Tengku Maharatu yang berada di seberang Istana Siak. Sedangkan 495 orang masih di Rutan dalam proses negosiasi untuk dipindahkan ke rutan kabupaten lain, paparnya seperti dilansir Antara.

Terlihat di pekarangan Rutan Siak terdapat sejumlah mobil tahanan bersiap untuk mengangkut para warga binaan. Hampir dipastikan, Rutan Siak tidak bisa lagi digunakan karena hampir semua bangunan terbakar.

Sebelumnya, warga binaan di Rutan Siak mengamuk dan membuat kerusuhan hingga membakar bangunan dengan api berkobar hebat di bagian depan rutan tersebut sekitar Sabtu dini hari (11/05/2019), pukul 02.00 WIB. Warga binaan itu mengamuk karena ada rekan mereka yang ditangkap petugas karena diduga menggunakan narkoba di dalam penjara. Dari dalam terlihat ada lemparan batu dan seperti mercon bahkan api mulai terlihat dari sisi kanan dari luar rutan.

Api selanjutnya semakin membesar dan berkobar sampai kepada atap pintu masuk rutan. Mobil pemadam kebakaran pun kemudian menyemprotkan air pada bangunan tersebut. Pada waktu Subuh kebakaran sudah dapat dipadamkan namun sebagian besar bangunan sudah hangus. Dalam kejadian tersebut ratusan masyarakat juga terlihat menyaksikan peristiwa miris tersebut. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *