NASIONAL

WAKIL PRESIDEN: PEJABAT LAMA AMBIL KEPUTUSAN, BANYAK LEMBAGA PENGAWAS

HARIANTERBIT.CO – Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka acara temu alumni Ikatan Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan Nasional (IKA Pimnas) Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta Pusat.

Jusuf Kalla mengatakan, tidak mudah menjadi pemimpin di Indonesia, karena banyak lembaga yang mengawasi. Ini yang membuat pejabat lama mengambil keputusan.

“Bayangkan, ada tujuh lembaga pengawasan yang mengawasi pejabat. Ada lembaga inspektorat, BPK, BPKP, KPK, Kejaksaan, Polisi dan satu lagi Ombudsman. Kalau tidak hati-hati, pejabat bisa tertangkap tangan,” ujar Jusuf Kalla dilokasi pada Senin (5/3/2019).

Lebih lanjut JK mengatakan tidak ada negara yang pengawasnya luar biasa seperti di Indonesia kecuali India. Itu karenanya dalam menjalankan birokrasi, para pejabat harus berhati-hati melakukan tugasnya.

JK menyebut pejabat di tingkat eselon satu hingga dua lebih banyak berperan dalam pengambilan keputusan di pemerintahan.

Ia bercerita, dalam pengambilan keputusan, Presiden meminta pertimbangan oleh menteri terkait. Setelahnya, menteri membuat catatan atau memo kepada para bawahannya. Hal tersebut biasanya untuk mengkaji apakan rancangan keputusan sesuai dengan aturan dan UU yang berlaku.

“Sering ada pertanyaan siapa sebenarnya pengambil keputusan di negeri ini? Siapa yang menjalankan negeri ini? Banyak yang mengatakan tentu Pak Presiden yang utama, (lalu) menteri. Tapi sebenernya yang mengambil keputusan banyak diambil itu oleh eselon 1 eselon 2,” jelasnya.

Setiap Presiden mau ambil keputusan, tanya menteri (agar) dikaji. Menteri pasti, bikin memo lagi kepada eselon satu sekjen atau dirjen akankah ini sesuai UU aturan yang berlaku.

JK meminta para ASN yang hadir untuk dapat tertib, berhati-hati dalam memberikan saran maupun rekomendasi dalam pengambilan keputusan. Sebab, saat ini, banyak faktor yang bisa mempengaruhi proses pengambilan keputusan.

“Karena itulah dalam komptensi ini bagaimana eselon 1, eselon 2 tertib daripada ASN untuk tetap pengambilan keputusan atau menyarankan pengambilan keputusan,” ucapnya.

LSM atau media kadang-kadang sangat bepengaruh dalam pengambilan suatu keputusan. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *