POLRI

POLISI TANGKAP TIGA TERSANGKA TERKAIT 34 KAPAL TERBAKAR

HARIANTERBIT.CO – Polisi mengamankan tiga orang tersangka terkait kebakaran 34 kapal nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman (PPSNZ) Muara Baru, Jakarta Utara. Tiga tersangka yang diamankan Sugih Ardiansyah alias Egi (27), Wilis Susanto (35), dan Tino (38).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka atas dasar keterkaitan mereka dengan sumber utama kebakaran, yakni kapal Arta Mina Jaya.

Api berasal dari kapal Arta Mina Jaya, tepatnya dari adanya aktivitas pengelasan di ruang mesin kapal tersebut.

Egi adalah buruh las di kapal Arta Mina Jaya ditetapkan sebagai tersangka, karena dirinya tidak menjalankan Standard Operasional Prosedure (SOP) pengelasan di dalam kapal.

Dirinya tidak memperhatikan keamanan saat mengelas di ruang mesin kapal tersebut, sehingga terjadi kebakaran yang akhirnya merembet ke 33 kapal lainnya.

“Buruh las tidak menjalankan SOP. Contoh, harusnya ada blower dia tidak ada. Oksigen juga harus teratur, tidak pengap, harus ada penyedotan panas, tapi tidak dilakukan,” kata Argo di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (2/3/2019).

Di sisi lain, Wilis dan Tino ditetapkan sebagai tersangka karena mereka ikut-ikutan lalai dalam mengawasi anak buah mereka.

Wilis yang merupakan mandor las tidak memberi tahu Egi bahwa aktivitas pengelasan yang dilakukannya tidak sesuai SOP. Kelalaian Wilis sama seperti Tino, yang merupakan kapten kapal.

“Sebagai kapten kapal, dia sudah lama, sudah paham, sudah punya sertifikat sebagai nakhoda dan dia sudah tahu bagaimana problem dalam suatu kapal, ada aturannya. Dia tahu, tapi tidak dilaksanakan,” tegas Argo.

Akibat perbuatannya, Egi dijerat pasal 188 atau 187 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan kebakaran. Sementara itu, Wilis dan Tino dijerat dengan pasal 55 ayat 1 KUHP juncto pasal 187 atau 188 KUHP. “Tiga tersangka terancam hukuman lima tahun penjara,” jelas Argo. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *