KASUS

LIMA ORANG EDARKAN NARKOBA DIBEKUK POLISI

HARIANTERBIT.CO – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Ditresnarkoba kembali membekuk sindikat peredaran narkotika dan obat terlarang atau narkoba. Jumlah barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 10 kg narkoba jenis sabu dan ekstasi jenis pil sebanyak 1.105 butir.

Dalam keterangan pers yang digelar hari ini, Jumat (1/3/2019) di Polda Metro Jaya, Kepala Unit (Kanit) II sub II Kompol Dr Ahrie Sonta menerangkan bahwa penangkapan dilakukan pada beberapa titik lokasi.

“Kondisi penangkapan menunjukkan bahwa para tersangka yang berhasil ditangkap merupakan sindikat yang telah memiliki jaringan peredaran tersendiri di Jakarta,” jelasnya di Jakarta pada Jumat (1/3/2019).

Dalam keterangan resminya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menyebutkan, para pelaku yang berhasil ditangkap sebanyak lima orang yakni berinisal, S (46 butir ekstasi), MS (3 kg sabu), RH, dan F (7 kg sabu dan ekstasi 1.059 butir), dan YR (2 k shabu).

Kronologis penangkapan para tersangka berawal dari adanya informasi masyarakat mengenai adanya penyalahgunaan narkoba di Kampung Janis Tambora, Jakarta Barat. Menanggapi laporan tersebut, satu tim Unit II Ditres Narkoba Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kasubdit II Psikotropika AKBP Dony Alexander, dan Kanit II sub II Kompol Dr Ahrie Sonta bersama anggota melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan berhasil ditangkap tersangka S dengan barang bukti 46 butir ekstasi, di Kampung Janis, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 21 Februari 2019 sekitar pukul 11.00 WIB,” terang Ahrie Sonta.

Selanjutnya, kata Ahrie, dilakukan pengembangan dan sekitar pukul 13.30 WIB berhasil ditangkap tersangka MS di Jl Sudiro, Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat dengan barang bukti 3 kg sabu.

“Dari hasil interograsi terhadap tersangka MS, masih terdapat barang bukti berupa shabu dan ekstasi yang disimpan di rumah kontrakan, kemudian tersangka dibawa ke rumah kontrakan, beralamat Jl Sudiro Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, dan benar ditemukan barang bukti sabu seberat total 7 kg, dan ekstasi 1.059 butir,” jelasnya.

Pada waktu penggeledahan di rumah kontrakan tersebut, terdapat dua orang laki-laki berinisial RH alias A, dan F. “Berdasarkan keterangan tersangka MS, barang bukti 2 kg sabu akan diserahkan kepada Y. Selanjutnya, dilakukan control delivery dan berhasil ditangkap penerima sabu tersebut bernama YR di depan Giant, di Jl Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat,” papar Ahrie.

Kasubdit II Psikotropika AKBP Dony Alexander menegaskan, tersangka dapat dikenakan hukuman mengacu pada Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Permenkes No 50 tahun 2018. (***)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *