KOMUNITAS

SATPAM DAPAT MEMBANTU PENGAMANAN PESTA DEMOKRASI

HARIANTERBIT.CO – Petugas satuan pengamanan (satpam) berperan aktif dalam pencegahan aksi kejahatan di bidang industri. Satpam juga dapat membantu aparat kepolisian dalam keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Berbekal pengetahuan dan kemampuan yang mumpuni, memasuki tahun politik seperti sekarang ini, satpam diyakini mampu membantu peran kepolisian dalam mendukung pengamanan pemilu.

Presiden IACPP (International Association of Crime Prevention Practitioners) Drs Darly Siregar ICPS, CCPS, CATS, MCCI mengatakan, sebagian masyarakat memiliki persespsi bahwa peran satpam hanya sebagai penjaga pos saja. “Dunia sekuriti terus bertransformasi,” ujar Darly Siregar, saat menjadi pembicara pada Seminar HUT Satpam Ke-38 di Auditorium Mutiara PTIK, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Darly menambahkan, berbagai terobosan telah dilakukan dalam rangka meningkatkam peran satpam agar menjadi profesional dan mulia di mata masyarakat. Karenanya, melalui HUT Satpam Ke-38, IACPP menggelar Talkie Walkie Talk bertema “Crime Prevention As Our Lifestyle” diharapkan para petugas satpam memiliki nilai lebih dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Salah satu terobosan yang menarik adalah, memahami bagaimana kejahatan dapat terjadi dan cara pencegahannya. “Perlu analisis manajemen risiko,” tambah Darly Siregar.

Ia juga menekankan untuk tidak menganggap keamanan adalah beban. Perlu diingat, bahwa rasa aman sangat berharga jika dibandingkan dengan potensi risiko yang dapat terjadi. “Contoh, jika terjadi demo di industri maka produksi terganggu ataupun terhenti sehingga dapat memberikan dampak kerugian finansial. Dengan adanya analisis manajemen risiko maka peranan satpam patut untuk diperhitungkan,” ujar Darly lagi.

Mengenai peranan dalam pemilu di 2019, maka peran satpam dapat menjadi simpul penting keberhasilan pengamanan pemilu. Ini dikarenakan peran satpam dapat juga menjadi ‘bank data’ untuk pemangku kepentingan keamanan. Fungsinya adalah memberikan informasi dan melakukan pencegahan potensi ancaman saat pemilu akan berlangsung.

“Satpam turut membantu menjaga lingkungan yang terdapat TPS di wilayah kerja mereka, sehingga pemilu dapat berlangsung dengan aman dan lebih tenang,” kata General Secretary of IACPP Baruno Subroto dalam kesempatan yang sama.

Baruno menegaskan, satpam adalah kepanjangan tangan dari fungsi kepolisian dalam membantu mengamankan suatu wilayah. “Informasi dini terhadap potensi kejahatan ataupun gangguan keamanan juga menjadi peran satpam, karena peranan satpam mampu memberikan informasi awal dari suatu wilayah. Inilah bentuk pencegahan dini sebelum terjadi,” lanjut Baruno.

Di Indonesia, jumlah satpam yang terdaftar diperkirakan mencapai 5 juta orang. Dengan jumlah sebanyak itu, petugas satpam diharapkan mampu partisipasi dalam menjaga lingkungan. “Tugas satpam adalah hanya sebatas mencegah, dan untuk penegakan hukum untuk membantu peran para pemangku kepentingan keamanan, seperti TNI dan Polri. Ketika ada gangguan keamanan di lingkungan, satpam menjadi orang yang pertama melaporkan hal tersebut ke polisi,” pungkasnya. (*/arya)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *