KISRUH

KECEWA, SPANDUK MINTA BAWASLU USUT PEMBAGIAN KALENDER DI MI NURUL HUDA JAKTIM RAMAI TERSEBAR

HARIANTERBIT.CO – Spanduk berisikan agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jakarta Timur mengusut tuntas kasus pembagian kalender caleg Zuhdi Mamdudi serta nomor undian umrah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Cakung Barat ramai di sekitar Rawamangun, Jakarta Timur.

“Spanduk itu tersebar di berbagai wilayah seperti di Jalan Pemuda dan di seberang halte Transjakarta Velodrome, serta wilayah Jakarta Timur lainnya,” kata Andre salah seorang pedagang di Rawamangun, Rabu (6/2/2019).

Andre mengatakan, jika spanduk tersebut terpasang sejak Minggu (3/2/2019) hanya saja dirinya tidak mengetahui siapa pemasang spanduk tersebut. “Ada beberapa titik spanduk tersebut terpasang. Sejak minggu kemarin mas,” jelasnya.

Ditelusuri dari pemasang spanduk tersebut, mereka memang mendesak agar Bawaslu dan pihak Kementerian Agama bersama Kejaksaan Jakarta Timur, Polres Jakarta Timur dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menelusuri dan memberikan hukuman terhadap kasus pembagian kalender ada nomor undian umrah yang juga melibatkan guru-guru PNS Kementerian Agama yang diikutsertakan anak murid dan orang tua murid di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda.

“Iya memang pemasangan spanduk tersebut sebagai bentuk kekecewaan kami karena sarana sekolah yang digunakan untuk kampanye yang diikutsertakan anak murid dan orang tua murid dengan melibatkan guru PNS Kemenag,” kata koordinator Masyarakat Peduli Pendidikan (MPP) Muharmen.

Lebih lanjut dia menuturkan pada Jumat (8/2), nanti pihaknya akan melakukan aksi demo ke kantor Bawaslu Jakarta Timur dan Kanwil Kemenag DKI Jakarta untuk mengawal Bawaslu Jakarta Timur agar tidak sampai salah mengambil keputusan dalam kasus pembagian kalender serta nomor undian umrah di MI Nurul Huda Cakung Barat Jakarta Timur.

“Kami ingin Bawaslu Jaktim bersama Kejaksaan dan Polres Jakarta Timur tegas dalam kasus ini. Caleg Gerindra Zuhdi bersama sekolahan Nurul Huda Cakung Barat dan pelanggaran lainnya yang menyalahi aturan harus segera diproses dengan sanksi hukuman yang berlaku, jika putusan Bawaslu membuat kecewa kami kami pun akan siap pasang tenda dan menginap di depan kantor Bawaslu Jakarta timur sampai keputusannya sesuai jenis pelanggarannya disertai sanksi hukuman yang berlaku,” tegasnya.

Sebelumnya beberapa orang tua murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Cakung Barat Jakarta Timur, menyesalkan adanya pembagian kalender ada nomor undian umrah untuk mengkampanyekan Zuhdi Mamduhi salah seorang calon legislatif DPRD DKI Jakarta asal Gerindra Dapil 4 Jakarta Timur dan Prabowo-Sandiaga saat pembagian rapor ke seluruh orang tua murid, Senin (7/1/2019).

“Kemarin saat pembagian rapor anak-anak, seluruh orang tua murid juga dibagikan kalender yang ada foto caleg dan gambar cara mencoblos nama caleg yang memang menantu pemilik sekolah yang menjadi caleg DPRD,” kata salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Selasa (8/1/2019).

Bawaslu sendiri sudah memeriksa beberapa saksi diantaranya Beberapa orang tua murid dan guru telah dipanggil untuk dimintai keterangan. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *