NASIONAL

KEBIJAKAN EKONOMI JOKOWI HARUS DIRESPONS PENGUSAHA DI DAERAH

HARIANTERBIT.CO – Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Agun Gunandjar Sudarsa meminta para anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menindak lanjuti kebijakan pemerintah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Permintaan tersebut disampaikan politisi senior Partai Golkar itu dalam Takl Show Bisnis dengan Kadin Kota Banjar, Jawa Barat, pertengahan pekan ini.

Kebijakan tersebut, jelas wakil rakyat dari Dapil X Provinsi Jawa Barat yang meliputi Kabupaten Ciamis, Kuningan, Pangandaran serta Kota Banjar ini semakin mendorong perekonomian rakyat Indonesia.

Sesungguhnya, ungkap anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan dan perbankan tersebut, rakyat Indonesia lebih banyak berada dan menetap di daerah yakni desa.

Lebih jauh dikatakan, mulai awal 2015 sampai saat ini Jokowi secara konsisten menjalankan roda pemerintahan yang semakin mendorong dan menggerakan perekonomian nasional.

Kebijakan tersebut juga membuat perekonomian nasional semakin merata didistribusikan ke seluruh daerah dan desa-desa yang ada di Tanah Air.

Kucuran dana dari pemrintah atau negara baik itu melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) semakin meningkat jumlah dan jenisnya.

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelontorkan ke desa sudah mencapai Rp 120 triliun, Program Keluarga Harapan (PKH) Rp 32 triliun, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dana Desa untuk 2019 Rp70 triliun. “Ini semua seharusnya ditangkap serta direspons dengan baik oleh para pengusaha di daerah. Program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Program Sosial Bank Indonesia (BI) semua juga diarahkan untuk menggerakan dan menumbuhkan perekonomian rakyat,” kata Agun.

Kehadiran OJK dengan berbagai kegiatan langsung di desa melalui edukasi dan literasi keuangan di desa. “Karena itu, para pengusaha di daerah diingatkan untuk bisa menangkap perubahan paradigma tersebut,” demikian Agun Gunandjar Sudarsa. (art)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *