POLRI

DITRESNARKOBA PMJ UNGKAP JARINGAN INTERNASIONAL BAWA 70,733 KG SABU DAN 49.238 BUTIR EKSTASI

HARIANTERBIT.CO – Sub Direktorat (Subdit) 2 Direktorat Resesrse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya menangkap tujuh tersangka yakni, YH alias O (41), N alias B (47), M alias O (36), AS alias AK (28), H Alias TM (28), AB alias ZB (38) dan HG (35) jaringan narkotika internasional Malaysia-Palembang-Jakarta dengan barang bukti 70,733 kg methaphetamine (sabu) dan 49,238 butir amphetamine (ekstasi).

“Selain barang bukti shabu dan ekstasi, polisi juga menyita lima mobil mewah dan dua sepeda motor,” ucap Wakapolda Polda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat dilokasi, Rabu (19/12).

Para tersangka ditangkap pada Senin 17 Desember 2018, di Apartemen Season City Tower C Lantai 16 kamar FC, Jl Prof DR Latumeten, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

“Mereka menyimpan narkotika dalam tiga koper berisi sabu berat bruto 70,733 kg, dan tiga tas berisi 49.238 butir ekstasi berukuran besar yang rencana akan diproduksi ulang oleh jaringan menjadi lebih kecil,” ujar Wakapolda.

Kasubdit 2 Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander menambahkan berawal dari keterangan informasi masyarakat, pihaknya melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh jaringan Malaysia, Palembang dan Jakarta yang akan diedarkan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, diduga untuk menyambut pergantian malam tahun baru.

Penyelidikan lalu dilakukan, setelah yakin diduga kuat adanya pelaku jaringan penyalahgunaan narkoba. Kemudian melakukan pemantauan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap dua tersangka yang diketahui berinisial YH alias O dan N alias B yang telah bekerja sama dan kedapatan menyimpan barang bukti di Apartemen Season City tower C lantai 16 kamar FC. Dari hasil interogasi tersangka YH mengakui narkoba tersebut didapat dan dikendalikan oleh M alias A dan H alias T.

“Sabu tersebut diambil di Palembang oleh beberapa orang antara lain N, M, AS, AB, HG, I (DPO), J (DPO). Pemilik barang tersebut adalah warga negara Malaysia D alias RM (DPO),” terang Dony.

Sabu tersebut diambil dari Palembang pada Jumat 14 Desember 2018, dan sampai di Jakarta pada Sabtu 15 Desember 2018, lalu disimpan di Apartemen Season City. “Ukuran ekstasi jaringan internasional asal Malaysia ini cukup besar, bila dioplos satu ekstasi bisa menjadi tiga ekstasi,” paparnya.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *