KASUS

POLSEK CEMPAKA PUTIH JANGAN TAKUT HADAPI PELAKU KRIMINAL

HARIANTERBIT.CO – Pengurus Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo) meminta Kapolsek Cempaka Putih Jakarta Pusat, serius menangani kasus pembacokan juru parkir yang hingga kini pelakunya masih gentayangan.

Brando

“Polri jangan takut menghadapi preman, kami selalu mendukung Polri,” ungkap Brando, pengurus Asperindo, Kamis (6/12).

Dua peristiwa beruntun perampasan disertai kekerasan yang dilakukan orang tidak dikenal terjadi di Pasar Rawasari, milik Pasar Jaya, Jalan Rawasari Selatan 1, Jakarta Pusat.

“Kejadian pertama malam Minggu (2/12), dengan korban pekerja parkir,” ungkap seorang pedagang yang tak mau disebutkan jati dirinya.

Saat itu, korban yang bernama Ardiansyah, stand by di pos keluar kendaraan, sekitar pukul 22.30. Mendadak saja muncul 12 orang tak dikenal dengan menggunakan tiga motor, masing-masing ditumpangi empat orang. “Mereka menghampiri korban sambil merampas handphone,” tambah saksi mata.

Karena dirampas, korban melawan, mengejar pelaku. Tapi, tanpa diduga, korban ditancapkan senjata tajam di bagian leher, kaki dan tangan. Akibatnya korban terjatuh. “Sedang pelaku melarikan diri,” timpal seorang petugas keamanan.

Sementara korban dilarikan ke RSUD Cempaka Putih, lalu dirujuk ke RS Cipto Mangunkusomo.

Namun selang beberapa jam, tepatnya pukul 01.30 WIB, Senin (3/12), peristiwa yang sama nyaris terjadi. Petugas parkir yang menolong korban diancam dari jalan raya yang jaraknya sekitar dua meter dari pos parkir keluar kendaraan pasar.

“Saya berada tidak jauh dari tempat kejadian,” ujar sumber yang berusaha mengusir dan memberikan perlawanan terhadap orang-orang tidak dikenal. Untungnya mereka pergi,” jelasnya, menyebut kabar terakhir korban dalam kondisi kritis dan kekurangan darah. (***)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *