NASIONAL

BAMSOET: PTSL BUKTI NEGARA SIBUK LAYANI RAKYAT

HARIANTERBIT.CO – Masalah pertanahan menjadi perhatian serius DPR RI. Dari berbagai permasalahan yang ada saat ini, sengketa tanah menjadi persoalan yang ingin segera dibenahi.

“Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPR RI dengan Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) beberapa waktu lalu sudah disepakati untuk mencegah terjadinya sengketa kepemilikan tanah.

“Untuk itu, Kementerian ATR/BPN menghadirkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan serentak,” ungkap Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo saat melakukan kunjungan Reses DPR RI di Kebumen, Selasa (20/11)

Tahun ini target PTSL 7 juta bidang tanah. Untuk mempercepat program itu, DPR mendorong Kementerian ATR/BPN mengadopsi penggunaan alat ukur Global Navigation Satelite System Real-Time Kinematic (GNSS RTK). Kepastian letak, batas dengan ketelitian, keakuratan yang tinggi serta real-time, dapat dicapai dengan penggunaan alat ukur ini.

Dengan begitu, pengukuran dan pengolahan data bidang tanah dapat lebih cepat dilakukan. Sejalan dengan itu, program redistribusi aset dan reforma agraria juga terus digencarkan.

“Dengan demikian masyarakat, termasuk di Kebumen, akan punya sertifikat tanah. Ini wujud kehadiran negara yang selalu sibuk bekerja melayani rakyat,” jelas politisi senior Partai Golkar ini.

Laki-laki yang akrab disapa Bamsoet itu juga meresmikan Rumah Aspirasi di Kabupaten Kebumen. Dia berkomitmen menjadikan Rumah Aspirasi Bambang Soesatyo ini sebagai inkubator pendidikan politik dan pencerdasan warga yang berorientasi pada politik sukarela (political voluntarism).

Siapapun bisa datang dan terlibat dalam kegiatan Rumah Aspirasi, tanpa pandang bulu. “Saya juga meresmikan Rumah Aspirasi di Banjarnegara dan Pubalingga. Sebagai wakil rakyat, saya sudah tunaikan pembuatan Rumah Aspirasi di masing-masing kabupaten.”

Rumah Aspirasi yang dibangunnya juga akan menjadi wadah agar dirinya bisa lebih dekat lagi dengan masyarakat di Dapil VIIsekaligus menjadi ruang interaksi publik dalam menyampaikan aspirasi sebagai bekal perjuangan dirinya di DPR RI.

Membanjirnya aspirasi yang datang menandakan derasnya partisipasi politik warga. “Ini bagus bagi pertumbuhan dan perkembangan demokrasi. Di Rumah Aspirasi ini, kita fasilitasi advokasi, pelatihan, pemberdayaan, maupun kegiatan positif lainnya,” kata Bamsoet.

Dia mengajak warga Kebumen mendownload aplikasi DPR Now. Melalui aplikasi itu, warga Kebumen dapat memonitor kinerja dirinya maupun para anggota DPR RI lainnya.

Melalui HP ini, masyarakat bisa menyaksikan berbagai sidang di DPR RI secara live. Berbagai informasi kegiatan kedewanan juga bisa didapatkan secara realtime.

“Jika menurut masyarakat kinerja DPR RI kurang greget, bisa juga dilaporkan melalui aplikasi ini. Manfaatkan DPR NOW sebagai cctv rakyat untuk mengawasi DPR RI,” demikian Bambang Soesatyo. (art)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *