POLRI

PELAKU KESAL DIBILANG SAMPAH, BUNUH SATU KELUARGA DI BEKASI

HARIANTERBIT.CO – Polda Metro Jaya menggelar 35 adegan prarekonstruksi atau reka ulang pada kasus pembunuhan satu keluarga dengan tersangka berinisal HS di Jalan Bojong Nangka II, RT 002 RW 07, Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Prarekontruksi kasus pembunuhan HS untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) digelar Senin, 19 November 2018.

“Prarekontruksi di awali ketika pelaku mendatangi rumah korban,” ujar Kanit I Resmob Polda Metro Jaya Kompol Malvino, ketika membaca prarekonstruksi.

Pelaku HS marah ketika Diperum Nainggolan mengatakan kamu tidur dibelakang seperti sampah. Sejak korban mengatakan HS seperti sampah, pelaku sangat marah di dalam hati.

“Proses pemukulan kepala Diperum di mulai pada adegan ke 12, selanjut karena suara berisik Maya Ambarita bangun dan pelaku HS memukul kepala korbannya dengan menggunakan linggis,” terangnya.

Setelah korban Diperum dan Maya Ambarita tidak sadarkan diri, pelaku HS dengan menggunakan linggis bagian yang tajam menusuk leher korban Diperum sebanyak tiga kali. “Pelaku juga menusuk leher Maya Ambarita dengan linggis sebanyak tiga kali,” paparnya.

Ketika mendengar suara berisik ibunya, anak korban SN (9) dan AN (7) terbangun dan bertanya kepada pelaku HS.

“Ibu kenapa, HS menjawab ibu sedang sakit kamu balik aja ke kamar,” tambahnya.

Tidak lama kemudian pelaku HS masuk kamar SN dan AN. Setelah pelaku diam sejenak, pelaku HS mencekik leher SN dan AN.

Selanjutnya pelaku HS menujuh kamar Diperum dan Maya Ambarita, mengambil handphone dan uang.

Pada adegan terakhir pelaku kabur dengan menggunakan mobil Merk Nissan X-Trail warna Silver milik korban. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *