NASIONAL

MAHASISWA DIHARAPKAN MAMPU MENGELOLA KEKAYAAN ALAM

HARIANTERBIT.CO – Tak dapat dipungkiri jika Indonesia memiliki potensi yang begitu besar dalam hal kekayaan alamnya. Berbagai jenis tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan dan juga kecantikan, menjadi salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. Dengan potensi tersebut, Indonesia mempunyai kans yang besar sebagai sumber dalam bidang kesehatan dan kecantikan pula.

Hal itu terungkap dalam “Kreatif Boom 2018” yang digelar Martha Tilaar Group di Gedung Serba Guna Universitas Pancasila (UP), Senin (12/11). Acara ini sekaligus memberi motivasi kepada para mahasiswa untuk mencintai budaya dan kekayaan alam Tanah Air.

“Misi kami dengan universitas adalah untuk mencintai Indonesia dengan melestarikan budaya dan kekayaan alam. Indonesia ini kaya tapi kalau bukan kita yang cinta dan mengolahnya lalu siapa lagi,” ungkap Corporate Creative & Innovation Director Martha Tilaar Group Kilala Tilaar, usai menjadi keynote speaker dalam acara tersebut.

Lebih lanjut Kilala mengungkapkan, memasuki era industri 4.0, generasi milenial jangan hanya terfokus pada teknologi saja. Mereka diingatkan untuk tidak selalu berkiblat pada pembahasan seputar aplikasi, tetapi ada hal yang juga penting untuk diperhatikan yaitu pengolahan kekayaan alam Indonesia dengan menggunakan teknologi modern. “Kita telah melakukan penggalian ke daerah untuk mencari tahu kekayaan alam Indonesia yang bisa dijadikan obat dan kecantikan. Kemudian kita lakukan uji manfaat dan publikasi internasional. Tujuannya untuk melestarikan budaya bangsa,” tukasnya.

Head of Corporate Communication & CSR Martha Tilaar Group Palupi Candra menambahkan, dengan ajang Kreatif Boom ini diharapkan mahasiswa UP bisa tertular virus wirausahawan, sehingga mereka tidak perlu menunggu sampai kuliah selesai untuk menjadi seorang wirausahawan. “Sejak mereka berkuliah pun sudah bisa menjadi entrepreneur tanpa mengganggu akademiknya. Kami juga memfasilitasi mereka yang ingin menjadi pelaku bisnis. Jika mereka punya konsep dan mau kolaborasi maka kami bisa membantu,” ujarnya.

Menurutnya, menjadi mahasiswa ‘zaman now’ tidak harus melulu terpaku dengan nilai akademik. Sebab, menurut penilaiannya, di era industri 4.0 ini, generasi milenial dituntut untuk menjadi kreatif dan inovatif. Martha Tilaar Group sendiri sangat konsen membina generasi muda yang ingin menjadi wirausahawan yang memiliki ide inovatif dan mimpi besar. “Sebagai contoh sudah ada mahasiswa yang idenya kami kembangkan dan kini dia menjadi pelaku usaha yang sukses. Dan kami sangat konsen untuk membawa generasi muda ke arah itu,” tandasnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Pelaksana Harian Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) UP Petiana Indriati menambahkan, tujuan dari Kreatif Boom ini untuk memberikan ruang bagi entrepreneur muda agar lebih berkembang. “Martha Tilaar Group masuk ke pendidikan agar bisa mewujudkan cita-cita luhur agar membuat generasi muda mengembangkan kearifan lokal,” ujarnya.

Dengan digelarnya Kreatif Boom 2018 ini, diharapkan para mahasiswa UP bisa menjadi generasi yang kompetitif. Tak hanya berprestasi dalam akademik saja, namun para mahasiswa diharapkan bisa berkembang di nonakademik. “Mahasiswa UP menjadi generasi yang bisa berkompetisi, tidak hanya sukses akademik, tapi bsa berkompetisi di bidang lain,” tambahnya. (arya)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *