KOMUNITAS

DEKLARASI DAMAI PEMILU 2019, PONDOK PESANTREN AL-QUR’AANIYYAH TEGASKAN PENTINGNYA SIKAP AKHLAKUL KARIMAH

HARIANTERBIT.CO – Alumni dan Santri Pondok Pesantren Al-Qur’aaniyyah menggelar deklarasi damai Pemilihan Presiden 2019. Ketua pembina dari ponpes yang berada di Kendal Jawa Tengah ini yakni KH Mandzur Labib mengatakan kegiatan yang diadakan beberapa waktu lalu itu didasarkan atas keprihatinan pihaknya terhadap isu maupun tindakan-tindakan dari pihak tertentu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa jelang pesta politik lima tahunan itu.

“Kita merasa prihatin dengan kondisi saat ini, di media sosial banyak sekali berita -berita yang saling menyudutkan antara satu pasangan ke pasangan lain dan ini secara tidak langsung akan berdampak pada pendukungnya masing-masing, kalau perbedaan ini semakin runcing dan tajam. Kemudian saling serang dengan isu-isu negatif saya kira ketentraman negara ini akan menjadi sedikit terganggu,” ujar Mandzur dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/11).

Mandzur mengungkapkan perlunya ketegasan sikap yang dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya alumni dan santri Pondok Pesantren Al-Qur’aaniyyah terutama dalam tahun politik sekarang ini.

“Mampu membentengi diri dengan akhlakul karimah di tengah maraknya isu politik dan hoaks yang disebar oleh pihak tertentu untuk kepentingan politik yang tidak berwawasan kebangsaan dan menjaga ukhuwah nahdliyah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah islamiyah, dan ukhuwah basyariyah demi terwujudnya Islam rahmatan lil alamin,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengajak semua masyarakat untuk turut menjaga netralitas dan kondusifitas serta membangun suasana yang sejuk sebelum maupun setelah Pilpres 2019.

“Alumni dan santri berkomitmen untuk turut melaksanakan Pemilihan Presiden 2019 dalam suasana damai, aman, tentram, tanpa intimidasi, intervensi, dan represi dari semua pihak untuk mewujudkan tatanan kehidupan bangsa yang adil dan makmur,” kata dia.

Di sisi lain, pihaknya mengatakan bahwa Ponpes Al-Qur’aaniyyah hanya mengimbau kepada santri dan alumni untuk turut menyukseskan pesta politik lima tahunan tersebut dan tidak mengarahkan pilihan politik kepada salah satu capres.

“Dari kami netral tidak mengarahkan santri ke pasangan calon manapun akan tetapi yang kami pesankan adalah santri tetap menjaga kondisi yang sejuk dengan perbedaan-perbedaan pilihan baik perbedaan di tengah-tengah kalangan masyarakat atau di kalangan santri sendiri,” paparnya. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *