KASUS

MODUS OPERANDI BARU WNA MENYUSUP KE INDONESIA

HARIANTERBIT.CO – Ada modus operandi baru para Warga Negara Asing (WNA) untuk bisa berlama-lama tinggal di Indonesia dan segala kebutuhan hidup pun bisa terpenuhi. Caranya, yakni dengan memacari Warga Negara Indonesia (WNI).

Setidaknya itulah yang dilakukan WBR (46 tahun), warga negara Australia. Ia bisa tinggal berlama-lama di Indonesia, setelah masa izin tinggalnya habis. “Sejak Juni 2017 izin tinggalnya habis. Tapi dia bertahan untuk tetap tinggal di Indonesia sampai satu tahun empat bulan lamanya,” jelas Kepala Sub seksi Komunikasi Imigrasi Kelas II Depok Newin Budiyanto, kepada wartawan di kantornya, Rabu (7/11).

Newin memaparkan, WBR masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada April 2017. Saat itu WBR menggunakan izin sebagai turis yang akan mempelajari seni budaya di Indonesia. Namun setelah dilakukan penyelidikan, petugas Imigrasi Depok tidak menemukan aktivitas WBR seperti di dalam surat izin tinggalnya.

“Yang menarik di sini, WBR ini memanfaatkan perempuan-perempuan Indonesia. Modusnya, dia memacarinya untuk menjadi tameng bagi dirinya agar bisa menetap di Indonesia. Selain itu, dia juga memanfaatkan perempuan-perempuan tersebut untuk membiayai hidupnya selama di sini. Bahkan sampai menyewa apartemen pun dibiayai oleh pacar-pacarnya itu,” lanjut Newin.

Dengan ulahnya yang menyalahi izin tinggal itu, WBR dijerat Pasal 78 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, dengan sanksi dideportasi dan penangkalan masuk ke Indonesia sampai batas waktu tertentu.

“Tidak hanya WBR, jika nanti pacar-pacarnya itu terbukti menyembunyikan WNA bermasalah, akan ada sanksi hukuman selama tiga bulan kurungan, serta denda paling banyak Rp25 juta. Ini sesuai dengan apa yang tertuang di dalam Pasal 124 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011,” tegas Newin.

Sebelumnya, pihak Imigrasi Kelas II Depok pernah menemukan kasus serupa dengan pelakunya sejumlah pria dari beberapa negara, di antaranya berasal dari Nigeria dan Mesir. (arya)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *