KOMUNITAS

DONGKRAK PERFILMAN NASIONAL, BANUS DAN BMI HADIRKAN PROGRAM 500 FILM NUSANTARA

HARIANTERBIT.CO – Ketua Umum Barisan Artis Nusantara (Banus) Haryo Pamungkas mengatakan, untuk mendongkrak perfilman di Tanah Air, pihaknya bekerja sama dengan BMI dengan mendatangi kampus maupun sekolah-sekolah  guna mencari bibit calon artis.

“Ini program Banus dan BMI yaitu program 500 judul film nusantara untuk mencari  mahasiswa dan mahasiswi serta pelajar yang berbakat dengan mendatangi kampus dan sekolah untuk casting,” kata Haryo yang didampingi pemeran Film Wiro Sableng 212 Ken-ken dan aktris senior Anne Junita Coto kepada wartawan di Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (12/10).

Pencarian calon artis dari kalangan pelajar, dia  menerangkan, diharapan dapat  menggantikan artis yang sudah gaek. “Untuk memajukan insan perfilman tidak hanya itu-itu saja, harus ada talen generasi pengganti,” jelasnya.

Namun, dikatakannya, setiap calon aktris dan artis dari pelajar yang berhasil terpilih harus mengikuti casting selama sebulan lamanya sebelum terjun ke layar lebar.

Ditambahkannya, untuk menggairahkan penonton perfilman, Banus nantinya akan membuat bioskop khusus bagi kalangan pelajar dan mahasiswa dengan harga karcis yang terjangkau.

“Banus dan BMI ingin invest trayer dan bioskop untuk mahasiswa yang tentunya tidaklah kalah ber AC dan (terjangkau bagi) dompet para mahasiswa yang biasanya Rp50.000 hanya Rp15.000,” ungkapnya.

Haryo mengharapkan, open casting menjadi daya tarik bagi mahasiswa dan pelajar, pendaftaran cukup dengan menunjukan kartu tanda mahasiswa atau kartu tanda pelajar.

Sementara itu, artis Ken-ken mengatakan, pencarian aktris dan artis dari kalangan  pelajar akan dilakukan tidak hanya di Jawa. Namun, juga di Kalimantan dan Lampung.

“Mahasiswa agar punya kesempatan di bumi tercinta ini dan ini adalah PR (pekerjaan rumah) kami ke depan bagi Banus, dan tidak hanya di Jawa, ada dari Kalteng, Kalbar dan Kalsel serta Lampung dan artis lokal  akan menjadi besar dengan Banus dengan gerakan metode baru di zaman now (sekarang) ini,” ujarnya. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *