NASIONAL

BMNU AJAK WARGA NAHDLIYIN BERSATU MENJAGA NU

HARIANTERBIT.CO – Drama politik dalam proses pemilihan calon wakil presiden mendampingi Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019 sudah terlaksana, sebagai warga nahdliyin harus tetap menjaga Nahdlatul Ulama (NU) agar tetap dan istiqamah mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila dan UUD 1945.

Maksum Zuber

Maksum Zuber koordinator nasional Barisan Muda Nahdlatul Ulama (BMNU) berpandangan, bahwa NU dalam berpolitik tetap memegang teguh pada khittah NU dan diperuntukkan untuk politik kebangsaan yakni menjaga NKRI, Pancasila dan UUD 1945, dan tidak diperuntukkan untuk ikut politik praktis.

Proses politik belakangan ini, NU diseret-seret ke politik praktis dalam menentukan pasangan calon capres-cawapres, sehingga Gus Mus angkat bicara dan berpesan dalam akun Twitternya. “NU bukan partai politik dan secara organisatoris tidak terikat dengan organisasi politik. Maka warga NU terutama yang menjadi pengurus NU tidak perlu ikut galau dan pusing menghadapi tahun politik,” tulis Gus Mus dalam akun Twitternya @gusmusgusmu, Kamis (9/8).

“Para pengurus/pemimpin NU yang harus bersikap hati-hati dalam menyampaikan pernyataan-pernyataan; terutama bila berkaitan dengan politik praktis. Dan sebaiknya tak usah bicara politik praktis di kantor NU. Bukan tempatnya,” lanjut Gus Mus dalam akun Twitternya.

Beberapa hari ini, rakyat Indonesia sedang menyaksikan partai-partai politik menentukan pasangan capres dan cawapres dan telah ada dua kandidat capres-cawapres yakni pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin yang didukung oleh PDIP, Golkar, PPP, NasDem, PKB, Hanura, Perindo, PKPI dan PSI, sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno didukung Partai Gerinda, PKS dan PAN.

BMNU memandang bahwa proses dan pilihan partai politik koalisi pendukung Jokowi dalam mengambil keputusan dan diputus dengan benar dan konstitusional.

Bahwa pilihan koalisi partai pendukung pemerintah dan Presiden Jokowi memilih KH Ma’ruf Amin mendampingi Jokowi dengan berbagai alasannya kami sebagai anak dan cucu NU/kader NU/warga NU mengucapkan jazakumullah khairal jaza.

Sebagai anak dan cucu NU/kader NU/Warga NU wajib mendoakan dan mengawal KH Ma’ruf Amin. Adapun ada mata batin dan pandangan yang beragam, bahwa NU akan menghukum PBNU, dan prediksi ini biarlah urusan dan tanggung jawab PBNU. (***)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *