TNI

LANAL TANJUNG BALAI ASAHAN AMANKAN KAPAL NELAYAN DIDUGA BAWA TKI ILEGAL

HARIANTERBIT.CO – Komitmen Komando Armada (Koarmada) I di bawah pimpinan Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, dalam memberantas kegiatan ilegal serta menegakkan hukum di laut kembali membuahkan hasil.

Kali ini, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan melalui Patroli Keamanan Laut (Patkamla) SLG II-I-57 berhasil menangkap kapal nelayan Indonesia yang diduga membawa delapan orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di wilayah perairan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kamis (9/8).

Keberhasilan penangkapan tersebut berdasarkan hasil pengembangan informasi intelijen yang diperoleh Unit Intel Lanal Tanjung Balai Asahan mengenai aktivitas kapal-kapal ikan yang membawa TKI ilegal keluar masuk perairan Sungai Asahan. Berdasarkan informasi tersebut, maka intensitas patroli Lanal Tanjung Balai Asahan ditingkatkan khususnya dalam rangka mencegah aktivitas ilegal.

Sebagaimana dijelaskan Dispen Koarmada I melalui siaran persnya yang diterima HARIANTERBIT.co, Kamis (9/8), penangkapan dan pemeriksaan berawal saat Kapal Patkamla SLG-II-I-57 melaksanakan patroli di sekitar perairan Asahan. Sesaat kemudian, kapal patroli mendeteksi adanya sebuah kapal nelayan yang mencurigakan, yang kemudian dilaksanakan proses pemeriksaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan awal diperoleh informasi bahwa Kapal Ikan Indonesia (KII) tanpa nama berbendera Indonesia, tonage 5 ton, dengan nakhoda Syh (WNI), ABK dua orang, dengan muatan material alat tangkap pancing, dan ikan campuran 15 kg untuk kebutuhan makan, dan diduga membawa delapan orang TKI ilegal di sekitar perbatasan Indonesia-Malaysia.

Menurut keterangan dari kru kapal, bahwa mereka menerima delapan TKI ilegal tersebut dari kapal-kapal nelayan Malaysia dengan sistem trans ship man di wilayah perairan perbatasan Indonesia-Malaysia. Delapan orang TKI ilegal tersebut bertolak dari tempat yang berbeda di daratan Malaysia dengan tujuan Tanjung Balai Asahan dan sekitarnya.

Saat ini, kedelapan orang TKI ilegal tersebut masih menjalani proses pemeriksaan, penyelidikan dan penahanan sementara di Mako Lanal Tanjung Balai Asahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (*/dade/rel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *