POLRI

POLRES JAKBAR UNGKAP SABU 30 KG DAN SITA UANG RP2,3 MILIAR

HARIANTERBIT.CO – Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus peredaran sabu seberat 30 kilogram jaringan Malaysia dan menyita uang tunai Rp2,3 miliar yang di duga hasil penjualan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan pengungkapan jaringan peredaran sabu berhasil diselidiki berdasarkan hasil rangkaian penyelidikan yang rumit.

Paska penangkapan terhadap dua kurir narkotika jenis sabu berinisial FJ dengan barang bukti 500 gram dan TH dengan barang bukti sabu 767 gram, Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat langsung mendalami jaringan tersebut.

Polisi mengendus keberadaan penjaga gudang penyimpanan barang haram di Jalan Walang Sari II, Tugu Utara, Jakarta Utara dengan tersangka berinisial RZ.

“Di dalam gudang, kami amankan dua tas yang berisi masing-masing sembilan bungkusan narkotika jenis sabu dan 20 bungkus sabu. Total semuanya ada 29.603 gram. Kalau di totalkan semuanya mencapai 30,1 kg,” ujar Hengki di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (6/8).

Kemudian, dari RZ polisi kembali mengembangkan dan hasilnya mendapatkan pengendali sabu dan pengatur keuangan berinisial MDL. Ia ditangkap di sebuah aparteman di Tanjung Duren, Jakarta Barat. “Jadi MDL ini mengendalikan sabu yang ada di gudang,” paparnya.

Barang bukti ini, dikendalikan oleh seorang narapidana yang mendekam di lapas Jawa Barat. Sabu ini dikirim dari Malaysia dan polisi pun menyita uang sebanyak Rp2,3 milliar hasil penjualan.

“Barang bukti yang di sita uang tunai Rp2,3 miliar, dua unit mobil untuk operasi pengiriman, satu unit sepeda motor, delapan unit hp dan sejumlah buku rekening. Total asetnya Rp48 miliar,” pungkasnya.

Pelaku dikenakan Pasal 114, 112 tentang narkotika dan Pasal 137 pencucian uang. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *