DAERAH

RAHMAD HANDOYO APRESIASI KEARIFAN LOKAL WARGA DESA REPAKING

HARIANTERBIT.CO – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rahmad Handoyo menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Balai Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (22/7).

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad Handoyo menyampaikan penghargaannya kepada warga desa Repaking yang dalam kehidupan sehari-hari tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal dalam hidup bermasyarakat. “Saya bangga, warga desa Repaking selama ini bisa mempraktikkan hidup secara damai, rukun dan saling menghargai satu sama lain,” kata Rahmad Handoyo.

Rahmad Handoyo mengatakan, pada hakikatnya kehidupan damai dan saling menghormati di antara sesama warga merupakan praktik terbaik dari nilai-nilai empat pilar yakni, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “Kondisi seperti ini harus terus dipertahankan agar masyarakat kita yang majemuk tetap menjadi satu dalam perbedaan yang indah,” kata Rahmad Handoyo.

Hadir dalam sosialisasi empat pilar tersebut sejumlah kelompok tani, perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Rahmad Handoyo yang juga anggota Komisi IV DPR RI mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah V, yakni Boyolali, Solo, Klaten dan Sukohardjo, mengatakan, bangsa Indonesia sejatinya sudah terbiasa hidup dalam perbedaan mengingat Indonesia sendiri terdiri dari beraneka suku bangsa. Karena itu, Indonesia tetap kuat dan kokoh berdiri.

“Kedewasaan masyarakat kita, khususnya warga Jawa Tengah menghadapi realita perbedaan SARA tersebut pantas mendapat apresiasi. Kita ini berbeda, namun tetap bersatu sehingga kita kuat,” tegas Rahmad.

Rahmad mengatakan, dalam hidup berbangsa dan bernegara, empat pilar tersebut harus menjadi acuan yang pokok. Apalagi, katanya, tiap-tiap daerah memiliki kearifan lokal yang beragam yang semuanya itu memperkaya khasanah dan pandangan anak-anak bangsa.

“Kearifan lokal adalah kekayaan yang harus terus ditumbuhkembangkan dalam hidup keseharian sehingga terjadi harmonisasi sosial, harmonisasi lingkungan dan alam. Secara prinsip, keberadaan empat pilar kebangsaan juga dalah untuk memperkuat dan mengokohkan harmonisasi sosial kebangsaan dalam menghadapi tantangan zaman,” kata Rahmad Handoyo. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *