DAERAH

SELEKSI TERTULIS PILKADES PERLU DIKAJI ULANG

HARIANTERBIT.CO – Warga berharap seleksi tertulis dan wawancara pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Satria Mekar yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Bekasi Senin (18/7) dikaji ulang. Pasalnya, warga menilai tes tersebut sangat merugikan pasangan calon yang tidak lulus.

Prayitno salah satu tokoh masyarakat perumahan di Desa Satria Mekar menegaskan, pihaknya berharap seleksi tertulis yang dilakukan Pemkab Bekasi dikaji ulang. Menurut dia, banyak warga yang mendukung Apendi salah satu incumbent Kepala Desa Satria Mekar yang tidak lolos dapat meneruskan kinerja pemerintahan desa yang dinilai sangat bagus.

“Kinerja Kades Apendi sangat disukai oleh warga dan banyak merasakan manfaatnya. Disamping koorporatif beliau juga cepat tanggap dalam menyelesaikan berbagai keluhan warga. Jadi sangat disayangkan jika beliau tidak bisa mengikuti Pilkades hanya karena tidak lolos seleksi,” katanya.

Lanjut Prayitno, kredibilitas dan kapabilitas sudah terbukti dalam memimpin desa.

“Kalau seleksi pemilihan calon kades hanya didasarkan pada hasil tes dan wawancara, untuk apa ada penilaian kinerja dan kepercayaan yang diberikan masyarakat sehingga menginginkan kades sebelumnya bisa maju lagi dalam pemilihan berikutnya. Belum lagi secara kemasyarakatan, beliau telah terbukti berhasil menciptakan suasana yang harmonis antar warganya sehingga terjalin kedekatan antara pemimpin dan warganya,” katanya.

Sementara itu warga yang mendukung Apendi membuat pernyataan sikap dengan menandatangi petisi yang akan diajukan untuk Pemkab Bekasi agar Pilkades Satria Mekar ditinjau kembali.

“Intinya warga akan membuat surat keberatan atas hasil seleksi administrasi yang ditujukan kepada Badan Pemilihan Kepala Desa beserta lembaga terkait dan membuat pernyataan sikap dukungan atas Kades Apendi yang didukung oleh pengumpulan tandatangan warga,” ujar warga.

Dilain pihak, Calon Kades Apendi yang juga incumbent Kepala Desa Satria Mekar tak lolos dalam tahap seleksi awal ini berharap panitia bisa mengakomodir keinginan warga untuk meloloskan 7 calon Pilkades dari Desa Satria Mekar ini.

“Saya sebagai kepala desa saat ini jadikan Pilkades ini menjadi pererat silaturahmi. Jangan mencari musuh. Adanya perbedaan bukan menjadi konflik tak ingin Desa Satria Mekar dikotori dengan Pilkades. Jadikan Pilkades didesa Satria Mekar menjadi contoh. Keingan warga saya ingin pelaksaan Pilkades ini jangan ada yang gugur serentak 7 tujuhnya dilaksanakan, ” kata Afendi.

Sementara itu H Nemin Panitia mengatakan tes suatu perlengkapan administarasi pada Pilkades mengatakan, Itu bukan gugur secara mutlak putusan. “Nanti yang menyatakan gugur adalah panitia Pilkades desa atau Kabupaten, ” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *