POLRI

KEAMANAN DAN RASA NYAMAN

Oleh: Brigjen Pol Dr Chryshnanda Dwilaksana MSi

KEAMANAN dan rasa aman merupakan dasar bagi suatu masyarakat untuik dapat hidup tumbuh dan berkembang. Bisa dibayangkan apa yang akan dihasilkan bila tidak ada keamanan dan rasa aman. Tentu akan sarat ketakutan, kekawatiran bahkan gangguan-gangguan nyata pun merebak dan menjadi pemandangan biasa. Keamanan dan rasa aman inilah yang menjadi standar bagi suatu peradaban. Mengamankan mungkin semua pihak dapat mengklaim mampu mengamankan, namun memberikan rasa aman ini yang boleh di atakan perlu kerja dengan O2H (otak, otot, dan hati nurani). Itulah mengapa polisi perlu ada.

Polisi bekerja pada ranah birokrasi dan ranah masyarakat melalui pemolisian. Di sinilah pemolisian terus berkembang seiring dengan kemajuan dan perubahan zaman. Dengan harapan keberadaan polisi di dalam masyarakat yang modern dan demokratis terus dapat dinamis dan mampu memberikan jaminan keamanan dan rasa aman bagi masyarakat.

Menunjukkan adanya rasa aman mungkin bisa dengan analogi orang yang terancam dalam suatu tempat dan tatkala mendengar sirine mobil patroli ada rasa aman di dalam dirinya untuk terselamatkan atau setidaknya ada yang siap menjaga dan melindunginya. Di situlah keberadaan polisi mampu mengurangi rasa ketakukan warga masyarakat akan adanya gangguan ataupun ancaman kriminalitas. Polisi dan pemolisiannya di dalam masyarakat yang modern dan demokratis dapat dikatakan ‘democratic policing’. Di dalam implementasinya memang tidakk semudah mengatakannya. Mengubah mind set dan culture set diperlukan usaha dan upaya luar biasa yang berkesinambungan. Permasalahan-permasalahan pun semakin kompleks dan ancaman gangguan pun meningkat. Di era digital sekarang ini cara-cara parsial konvensional dan manual boleh dikatakan menjadi sarang terjadinya berbagai penyimpangan atau dalam pelayanannya tidak prima.

Pemolisian di era digital diperlukan adanya sistem pemolisian yang berbasis IT atau yang dikenal dengan ‘electronic policing’ (e- policing).

E-policing merupakan model pemolisian berbasis pada IT yang diimplementasikan melalui: back office sebagai pusat K3I, application dan network. Sistem-sistem tersebut merupakan sistem terpadu dan terintegrasi yang berbasis data dan mampu memberikan pelayan prima dalam model one gate service. Sehingga pelayanan-pelayan publik di bidang: keamanan, keselamatan, administrasi, hukum, informasi dan keamanan dapat diimplementasikan secara tepat, akurat, transparan, aluntabel dan mudah diakses.

Pelayanan publik yang diberikan oleh kepolisian diperlukan sistem virtual maupun aktual sehingga pelayanan-pelayanan publik bisa memenuhi standar pelayanan yang prima.

Bagi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) dengan kebijakan promoter (profesional, modern dan terpercaya) konsep-konsep polisi dan pemolisian di era digital sudah saatnya diimplementasikan di berbagai lini.

Berbagai masalah yang dihadapi Polri akan terus meningkat baik secara kuantitas maupun kualitasnya. Tuntutan, tantangan, ancaman bahkan harapan di masa kini harus dapat dipenuhi.

Polri sebagai institusi besar di dalam mereformasi birokrasi telah melakukan banyak hal dan prestasi-prestasi yang dapat memberikan jaminan keamanan dan rasa aman sudah luar biasa. Hanya saja kemasan yang perlu disempurnakan terus dan perilaku para oknum yang sengaja atau karena kelalaian maupun kurang profesional perlu perbaikan.

Memberikan jaminan keamanan dan rasa aman merupakan pekerjaan berat untuk mampu mengangkat harkat martabat manusia dan untuk semakin manusiawinya manusia. Dari sinilah tugas polisi dapat dikategorikan sebagai: penjaga kehidupan, pembangun peradaban dan sekaligus pejuang kemanusiaan. Kesemuanya itu benang merahnya adalah terjaminnya keamanan dan rasa aman sehingga terus meningkatnya kualitas hidup.

Antara yang ideal seringkali tidak nyambung bahkan ada juga gap yang dalam. Namun melalui program-program Polri yang promoter mampu menjembatani, menjadikan antara yang ideal dengan yang aktual ini semakin signifikan yang ditunjukkan adanya keamanan dan rasa aman, semakin manusiawinya manusia dan terus meningkatnya kualitas hidup masyarakat.

Selamat Hari Bhayangkara Ke-72
Polri Tetap Jaya

(Penulis adalah Dirkamsel Korlantas Polri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *