KASUS

REM BLONG SUATU PEMBIARAN ATAU KETIDAKMAMPUAN PENANGANAN

HARIANTERBIT.CO – Kecelakaan dengan korban cukup besar terjadi berulang dan berulang dengan keterangan rem blong. Kendaraan bus atau truk seringkali mengalami kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa penumpang atau pengguna jalan lainnya dikarenakan remnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab rem blong aadalah sebagai berikut:

  1. Kendaraan tidak laik jalan namun terus saja dioperasionalkan
  2. Kendaraan-kendaraan produk modifikasi/ditambah atau dirubah rubah mesin maupun dimensinya yang dilakukan karoseri atau bengkel-bengkel yang tidak terkontrol standar kualitas keselamatanya.
  3. Kendaraan yang over load/lebih muatan
  4. Kualitas transmisi yang menggunakan barang-barang second/bekas atau tiruan / kwalitas rendah
  5. Pengemudi yang tidak memiliki pengetahuan atau ketrampilan tentang keselamatan berkendara
  6. Situasi alam atau jalan yang berliku turunan tajam atau jalanan yang tidak memenuhi standar safer road
  7. Pengusaha yang tidak peduli akan keselamatan hanya memikirkan keuntungan sesaat dan membiarkan kendaraanya dioperasionalkan dengan melanggar ketentuan
  8. Masyarakat yang menjadi pelangganya juga tak jarang memaksakan atau membiarkan barangnya diangkut dengan cara-cara yang melanggar standar kesempatan
  9. Penegakkan hukum yang parsial dan masih sebatas pengemudi yang dikenai beban atau tanggung jawab

Setidaknya sembilan poin di atas merupakan hal-hal yang perlu menjadi perhatian dalam menangani rem blong. Rem blong bisa dianalogikan sebagai serangan jantung. Namun apa penyebab serangan jantung sering diabaikan bahkan tidak pernah tertangani.

Masalah kendaraan bermotor untuk angkutan umum baik orang maupun barang keur atau uji kelaikan beroperasionalnya kendaraan tidak hanya sebatas diberi stiker atau pemeriksaan manual yang sekenanya dan seadanya.

Yang berkaitan dengan sistem perawatan dan penggunaan spare part-nya pun perlu adanya sistem pengawasan dan cek kualitas bengkel maupun karoseri. Merekapun bertang jawab atas perubahan dimensi, mesin maupun transmisinya.

Demikian halnya pada sistem bisnis kendaraan second/ bekas riwayat perawatannya menjadi syarat utama yang bisa saja dirangking per jenis merk kendaraan. Dengan demikian masyarakat tidak terjebak atau asal harga murah namun standar safetynya rendah.

Demikian halnya penegakkan hukum dapat dibangun sistem de merit untuk perpanjangan izin usaha maupun perpanjangan STNK maupun TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor). Para jaksa maupun hakimpun tidak serta merta lepas tangan bukan urusan saya.

Menindak denghn besaran denda yang membuat orang berpikir lima kali apabila denda yg dijatuhkan tiga kali lipat keuntungan dari bisnis ilegal atau over load. Sistem data yang terpadu dalam big datapun akan mendukung implementasi safer vehicle, safer road dan safer road users.

Di sinilah perlunya road safety centre untuk peduli menyuarakan standar-standar road safety yangg masih banyak diabaikan. Tatkala rem blong masih jadi jawaban sakti dan sebagai kambing hitam maka jangan harap road safety akan tercapai dalam menuju zero accident. (cd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *