KASUS

NETA: LAKUKAN DETEKSI JELANG SIDANG VONIS TOKOH TERORIS DI PN JAKSEL

HARIANTERBIT.CO – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengingatkan jajaran kepolisian untuk melakukan deteksi dan mengantisipasi serta melakukan pagar betis menjelang sidang tokoh teroris, Aman Abdurrahman di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jumat depan.

Antisipasi maksimal, kata Neta Pane dalam keterangan persnya, Selasa (15/5), perlu dilakukan agar tidak ada celah buat teroris untuk melakukan serangan balas dendam saat sidang tokoh Jamaah Ansharud Daulah (JAD) itu digelar.
Status Siaga Satu yang dikeluarkan Polri, kata Neta, adalah bentuk keseriusan mengantisipasi situasi, apalagi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) adalah barometer keamanan di negeri ini yang perlu benar-benar dijaga kondusifitasnya.

Data IPW menyebutkan, sidang tuntutan terhadap Aman semula dijadwalkan Jumat lalu. Namun, sidang itu mengalami penundaan akibat ada kerusuhan di Rutan Brimob.

“Bagaimana juga Polri perlu mencermati serta mengantisipasinya mengingat serangan berturut-turut di Surabaya akhir pekan lalu dilakukan teroris jaringan JAD Jawa Timur.”

Memang, sejak munculnya serangan teror tersebut, Polri sudah bergerak cepat melakukan sejumlah penggerebekan di berbagai kantong terorisme. Dan, polisi juga melakukan berbagai penangkapan.

Namun, informasi yang diperoleh IPW mengungkapkan, pergerakan para teroris dari jaringan yang semula tidur masih terjadi. Pergerakannya makin agresif pasca rentetan teror bom di Surabaya dan menjelang sidang tuntutan Aman. Para teroris itu seakan mendapat support moral pasca teror bom di Surabaya.

Dikatakan Neta, wilayah Depok, Jakarta Timur serta Tangerang Selatan perlu diantisipasi maksimal agar kepolisian tidak kebobolan dalam menghadapi manuver jaringan teroris.

“Karena itu, IPW berharap masyarakat memberikan support kepada kepolisian yang sedang bekerja keras menumpas pergerakan jaringan teroris ini, dengan cara memberikan informasi jika melihat hal hal mencurigakan sehingga dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri masyarakat bisa merasa aman,” demikian Neta S Pane. (art)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *