NASIONAL

KETUA DPR RI: JOKOWI JANGAN BURU-BURU TERBITKAN PERPPU ANTITERORISME

HARIANTERBIT.CO  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) jangan terburu-buru menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Antiterorisme. Ini disebabkan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Antiterorisme yang sudah dibahas Panitia Kerja (Panja) DPR RI tinggal menunggu satu kata pemerintah.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengharapkan sebaiknya pemerintah bisa satu kata lebih dahulu soal hal-hal yang belum disepakati (pending matters) dalam proses revisi Undang-Undang No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Karena itu, kata laki-laki yang akrab disapa Bamsoet tersebut, Pimpinan DPR mendorong pemerintah untuk segera satu kata agar pembahasan RUU itu bisa secepatnya dilanjutkan di DPR. “Kami targetkan, awal masa sidang Mei ini bisa dituntaskan,” ujar Bambang,

Sambil menunggu tuntasnya revisi UU Antiterorisme, Bamsoet meminta Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri meningkatkan kinerja dalam mengantisipasi pergerakan terorisme.

“Yang perlu jadi fokus perhatian adalah mencegah aksi bom bunuh diri, karena Polri telah memiliki data tentang orang-orang yang akan melakukan kegiatan radikalisme. Dan, saat ini pergerakan terorisme bersifat sporadis.”

Wakil rakyat dari Dapil Provinsi Jawa Tengah tersebut juga meminta Kejaksaan Agung segera melaksanakan eksekusi atas putusan pengadilan terhadap terpidana perkara terorisme baik itu terpidana seumur hidup ataupun yang dijatuhi hukuman mati.

Terkait proses revisi UU Antiterorisme, politisi senior Partai Golkar tersebut mengharapkan adanya sanksi yang lebih tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat kegiatan teror. “Keselamatan rakyat maupun kepentingan bangsa dan negara harus dikedepankan.”

Dengan adanya payung hukum yang lebih tegas, lanjut Bamsoet, maka aparat penegak hukum tidak kesulitan mencegah serta menindak pelaku terorisme, sebab terorisme adalah tindak pidana yang harus sesegera mungkin dilakukan penindakan.

Bamsoet juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan ancaman teroris. “Khususnya jika mereka akan melakukan aksi di bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,” demikian Bambang Soesatyo. (art)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *