POLRI

ANTISIPASI HOAKS, KAPOLRES KEPULAUAN SERIBU JALIN SILATURAHMI DENGAN TOKOH AGAMA

HARIANTERBIT.CO – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian SIK, MSi melakukan kunjungan keagamaan sekaligus silaturahmi ke berbagai tokoh agama di Kabupaten Kepulauan Seribu, Rabu (4/4).

Dalam kunjungan kali ini Kapolres Kepulauan Seribu didampingi Kabag Ops Polres Kepulauan Seribu, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Seribu, Kasat Binmas Polres Kepulauan Seribu, beserta Bhabinkamtibmas Pulau Panggang, bersilaturhami kepada Ustaz Abdul Halim dan Ustaz Halimi.

Menurut Kapolres, upaya ini dilakukan dalam rangka menjalin silaturahmi, sekaligus upaya sinergitas untuk mewujudkan situasi kondisi daerah yang kondusif mengingat maraknya berita palsu atau bohong yang belum tentu kebenarannya (hoaks) yang beredar di media cetak, media online, media elektronik bahkan hingga bermunculan di media sosial yang berusaha menyudutkan pemerintahan, berusaha menghasut dengan mengatasnamakan institusi maupun berkedok agama yang ingin memecah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian beserta jajaran ketika bersilaturahmi dengan tokoh agama di Kabupaten Kepulauan Seribu, Rabu (4/4).

Dalam silaturahmi tersebut, banyak hal yang disampaikan Kapolres Kepulauan Seribu di antaranya, mengajak seluruh tokoh agama memerangi hoaks, dan mendukung Polri dalam menangkap penyebar hoaks. “Kunjungan ini sudah lama direncanakan dengan tujuan memperkuat sinergitas kepolisian dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kebetulan saat ini menjelang Pemilihan Presiden 2019,” ungkap AKBP Victor Siagian, dalam rilis yang diterima HARIANTERBIT.co, Rabu (4/4).

Lebih lanjut dikatakannya, dukungan tokoh agama sangat penting dalam mengantisipasi munculnya isu-isu bersifat provokatif yang dapat menimbulkan konflik sosial. Ulama diharapkan dapat mendukung kebijakan pemerintah dan menjaga kesatuan dan persatuan.

“Saya berharap, dukungan dari para ulama dan tokoh agama dalam memberikan pemahaman melalui forum keagamaan. Khususnya, dalam syiar mengantisipasi masuknya paham radikal ataupun ideologi dan gangguan kamtibmas lainnya,” tandas AKBP Victor.

Di lain pihak, Ustaz Abdul Halim mengatakan, bukan hoaks yang perlu dikhawatirkan saat ini, mungkin yang menjadi perhatian kita adalah masalah narkoba. “Dulu, anak-anak kita tidak kenal itu, sekarang kan jadi luar biasa,” ujarnya. (*/dade/rel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *